Lampaui Target, Kinerja Pertamina Geothermal Energy (PGE) 2020 Catatkan Pertumbuhan yang Positif di Tengah Pandemi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi, dimana dalam wilayah kerja tersebut telah terbangkitkan listrik panas bumi sebesar 1877 MW, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri (own operation) oleh PGE dan 1205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama.
Kapasitas terpasang panas bumi di Wilayah Kerja PGE tersebut berkontribusi sebesar sekitar 88 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,5 juta ton CO2 per tahun.
Direktur Utama PGE Ahmad Yuniarto mengatakan penghematan juga merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020. Dari anggaran biaya operasional yang sudah direncanakan, PGE dapat melakukan efisiensi biaya operasi sebesar 9 persen. PGE juga mendukung strategi Pemerintah dalam me-utilisasi produk-produk dalam negeri. Untuk penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PGE telah menerapkan Pemanfaatan TKDN sebesar 63,39 persen melebihi target yang telah direncanakan tahun 2020 sebesar 25 persen.
Pencapaian dan Komitmen PGE dalam Bidang Keselamatan Kerja
Dalam pelaksanaan operasinya PGE telah berhasil mencapai 11.147.715 jam kerja selamat sejak Januari 2019. Hal ini merupakan suatu aspek yang sangat krusial di bidang bisnis energi. Selain itu PGE Area Lahendong mendapatkan Zero Accident (Kecelakaan Nihil) Award dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Pencapaian dalam Bidang Lingkungan yang didapatkan PGE
Sementara itu, tahun lalu, PGE kembali mempertahankan prestasi pada ajang penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2020. PGE Area Kamojang – Jawa Barat kembali meraih PROPER Emas 10 kali beruntun mulai dari tahun 2011 sampai dengan 2020.
Kapasitas terpasang panas bumi di Wilayah Kerja PGE tersebut berkontribusi sebesar sekitar 88 persen dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,5 juta ton CO2 per tahun.
Direktur Utama PGE Ahmad Yuniarto mengatakan penghematan juga merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020. Dari anggaran biaya operasional yang sudah direncanakan, PGE dapat melakukan efisiensi biaya operasi sebesar 9 persen. PGE juga mendukung strategi Pemerintah dalam me-utilisasi produk-produk dalam negeri. Untuk penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PGE telah menerapkan Pemanfaatan TKDN sebesar 63,39 persen melebihi target yang telah direncanakan tahun 2020 sebesar 25 persen.
Pencapaian dan Komitmen PGE dalam Bidang Keselamatan Kerja
Dalam pelaksanaan operasinya PGE telah berhasil mencapai 11.147.715 jam kerja selamat sejak Januari 2019. Hal ini merupakan suatu aspek yang sangat krusial di bidang bisnis energi. Selain itu PGE Area Lahendong mendapatkan Zero Accident (Kecelakaan Nihil) Award dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Pencapaian dalam Bidang Lingkungan yang didapatkan PGE
Sementara itu, tahun lalu, PGE kembali mempertahankan prestasi pada ajang penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) 2020. PGE Area Kamojang – Jawa Barat kembali meraih PROPER Emas 10 kali beruntun mulai dari tahun 2011 sampai dengan 2020.
Lihat Juga :