Viral Video Jokowi Promosikan Bipang Ambawang, Mendag Lutfi Minta Maaf
Sabtu, 08 Mei 2021 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
Dengan keberagaman ini juga menjelaskan jika setiap makanan memiliki ciri khas sendiri. Bahkan banyak makanan lokal yang menjadi favorit masyarakat karena keunikan dan keanekaragamannya.
“Setiap makanan memiliki kekhasan dan menjadi makanan favorit lokal. Jadi, sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang sangat beragam. Tentu kuliner tersebut dikonsumsi, disukai, dan dicintai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. Mari kita bangga dan promosikan kuliner Nusantara yang beragam sehingga bisa menggerakkan ekonomi terutama UMKM," paparnya.
Baca juga: Ramai soal Kuliner Bipang, Politikus PKS Ini Cuit Nama-nama Makanan Daerah
Kendati demikian, Lutfi tetap meminta maaf kepada masyarakat Indonesia mengingat video tersebut merupakan bagian dari acara Kemendag. Lutfi pun mengajak masyarakat untuk cinta dan mempromosikan produk lokal khususnya UMKM. “Mari kita bangga dan promosikan kuliner nusantara yang beragam. Sehingga, menggerakkan ekonomi, terutama UMKM,” pungkasnya.
“Setiap makanan memiliki kekhasan dan menjadi makanan favorit lokal. Jadi, sekali lagi, kuliner khas daerah yang disebut Bapak Presiden dalam video tersebut adalah untuk mempromosikan kuliner Nusantara yang sangat beragam. Tentu kuliner tersebut dikonsumsi, disukai, dan dicintai oleh berbagai kelompok masyarakat yang juga beragam. Mari kita bangga dan promosikan kuliner Nusantara yang beragam sehingga bisa menggerakkan ekonomi terutama UMKM," paparnya.
Baca juga: Ramai soal Kuliner Bipang, Politikus PKS Ini Cuit Nama-nama Makanan Daerah
Kendati demikian, Lutfi tetap meminta maaf kepada masyarakat Indonesia mengingat video tersebut merupakan bagian dari acara Kemendag. Lutfi pun mengajak masyarakat untuk cinta dan mempromosikan produk lokal khususnya UMKM. “Mari kita bangga dan promosikan kuliner nusantara yang beragam. Sehingga, menggerakkan ekonomi, terutama UMKM,” pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :