Proyek Baru BUMN, Bisa Hemat Devisa Rp9,7 Triliun dan Serap 10.000 Tenaga Kerja

Selasa, 11 Mei 2021 - 13:28 WIB
loading...
Proyek Baru BUMN, Bisa...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membawa sejumlah kabar gembira dari kunjungan kerja terbarunya ke Amerika Serikat (AS). Di bidang energi, Erick menyiratkan adanya kerja sama RI-AS berupa proyek gasifikasi batubara atau coal to DME yang bisa menghemat cadangan devisa hingga Rp9,7 triliun per tahun dan mampu menyerap 10.000 tenaga kerja baru di dalam negeri.

Hal itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan Processing Service Agreement antara PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk dan Air Products & Chemical Inc. (Air Products) dalam proyek strategis gasifikasi batubara.

Baca Juga: Tiga Agenda Penting Menteri Erick Thohir di Amerika Serikat

"Gasifikasi batubara merupakan salah satu wujud upaya meningkatkan perekonomian nasional secara umum. Selain memaksimalkan potensi yang dimiliki, proyek ini juga akan menghilangkan ketergantungan terhadap impor," ujar Erick dalam keterangannya, Selasa (11/5/2021).

Dia menambahkan, gasifikasi batubara memiliki nilai tambah langsung pada perekonomian nasional secara makro yakni memperbaiki neraca perdagangan, mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG, hingga menghemat cadangan devisa. Karena itu dia berharap kerja sama ini akan menjadi salah satu bagian dari momentum kebangkitan perekonomian nasional.

"Dengan memastikan tersedianya kebutuhan energi yang mandiri, kita berharap sektor makro dan mikro dapat terus tumbuh dan menjadi pilar perekonomian nasional," tegasnya.

Dia menjelaskan, dalam proyek gasifikasi batubara tersebut, Pertamina berperan sebagai perusahaan yang tak hanya bergerak untuk memastikan ketahanan energi, namun juga menjadi motor penggerak industri energi agar tetap mampu beroperasi optimal.

Baca Juga: Ikut Campur Papua Barat, Batalion di PNG Siap Perang dengan Indonesia

Menurut Erick, pemerintah akan menggelontorkan insentif untuk memuluskan proyek hilirisasi batubara tersebut. Selain royalti 0 persen yang ditegaskan dalam UU Cipta Kerja dan aturan turunannya, pemerintah juga menyiapkan harga khusus batubara untuk hilirisasi dan skema subsidi bagi produk Dimethyl Ether (DME) yang akan dipakai untuk substitusi LPG.

"Selain akan memaksimalkan produk batubara, proyek ini juga akan menggeliatkan sektor energi yang mana misi Indonesia adalah untuk memastikan ketahanan nasional dan menghilangkan ketergantungan pada produk impor," tambahnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DME Pengganti Elpiji,...
DME Pengganti Elpiji, Jalan Keluar Impor Energi atau Beban Baru APBN?
Kerja Sama IPE-SmartGreen...
Kerja Sama IPE-SmartGreen Solution, Sepakat Kolaborasi Kuatkan Ekosistem EBT
Inalum Teken Kerja Sama...
Inalum Teken Kerja Sama Global dalam Perhelatan World Expo 2025
Dony Oskaria Dipanggil...
Dony Oskaria Dipanggil Prabowo usai Ditunjuk Jadi Plt Menteri BUMN
Dony Oskaria Dinilai...
Dony Oskaria Dinilai Tepat Pimpin BUMN, Perkuat Momentum Transformasi
Ini Alasan Prabowo Tunjuk...
Ini Alasan Prabowo Tunjuk Dony Oskaria jadi Plt Menteri BUMN
Prabowo dan Macron Bahas...
Prabowo dan Macron Bahas Pengadaan Alutsista hingga Pengembangan Energi
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved