Tambah 4 Unit Pertashop di Pelosok Desa, Pertamina Dekatkan Layanan Energi

Senin, 25 Mei 2020 - 08:11 WIB
loading...
Tambah 4 Unit Pertashop...
PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III, telah menambah 4 Unit Pertashop di wilayah Jawa bagian Barat, mencakup Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Foto/Dok
A A A
SERANG - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III, telah menambah 4 Unit Pertashop di wilayah Jawa bagian Barat, mencakup Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Peresmian keempat Pertashop tersebut dilakukan Rabu (20/5).

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM dan LPG yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain. Pendirian Pertashop ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Pertamina dengan pemerintah Desa yang difasilitasi melalui Nota Kesepahaman (Memo of Understanding/MoU) antara Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri.

Sinergi ini bertujuan untuk memperluas pelayanan BBM dan LPG melalui pengadaan Pertashop di desa-desa wilayah Indonesia. Di Banten, Pertashop dioperasikan di Desa Menes, Kabupaten Pandeglang dan Padarincang, Kabupaten Serang, sebagai upaya mendukung perekonomian desa.

Peresmian ditandai dengan pengiriman perdana BBM jenis Pertamax dari Fuel Terminal Tanjung Gerem, dengan mobil Tangki Pertamina, ke dua Pertashop di Desa Padarincang dan Desa Menes. Manager Supply & Distribusi MOR III Dwi Muhammad Abdu dan Sales Area Manager Retail Banten Probo Prasiddhahayu menyaksikan pasokan perdana 3.000 Liter Pertamax, sekaligus menandai dioperasikannya Pertashop.

Unit Manager Communication Relation & CSR MOR III Dewi Sri Utami menjelaskan, kehadiran Pertashop sekaligus mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan Pertamina hingga ke pedesaan.

"Pertamina akan terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak, untuk dapat melayani masyarakat hingga ke pedesaan dengan memperluas penyediaan atau availability energi. Pembangunan Pertashop akan diprioritaskan bagi daerah yang belum terjangkau SPBU dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dalam pengoperasiannya," jelas Dwi di Serang.

Dengan mengusung tagline "Semua Sama Seperti Beli Di SPBU", masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas dan takaran yang sama saat membeli di Pertashop maupun SPBU. Saat ini harga Pertamax adalah Rp9.000 per liter.

Sementara itu di Jawa Barat, juga diresmikan Pertashop di di Desa Dayeuhwangi, Kec Lemahsugih, Kab Majalengka. Serta, Desa Pabean Ilir, Kec Pasekan, Kab Indramayu. Masing-masing Pertashop ini memiliki kapasitas tangki Pertamax hingga 3.000 Liter. Produk BBM di Majalengka dan Indramayu ini bersumber dari Integrated Terminal Balongan.

Dewi mengungkapkan, Pertashop menjadi alternatif penyediaan BBM terutama bagi masyarakat yang jauh dari SPBU. Seperti di Majalengka, jarak antara Pertashop dengan lokasi SPBU terdekat mencapai lebih dari 12 kilometer (Km).

Saat ini, Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum) dan 3.000 liter per hari (Diamond).Untuk memperluas pembangunan Pertashop, Pertamina mengembangkan skema kerjasama dengan Desa.

“Kehadiran Pertashop merupakan alternatif Pertamina untuk memperluas layanan penyaluran BBM dan LPG dengan bekerjasama berbagai pihak dan tetap mempertimbangkan aspek komersial lokasi yang diajukan. Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung layanan BBM dan LPG melalui Pertashop ini,” pungkas Dewi.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Centre 135.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
Pertamina dan Badan...
Pertamina dan Badan Gizi Nasional Sinergikan Minyak Jelantah menjadi Energi Rendah Karbon untuk Bahan Bakar Pesawat
Dari Cilacap, Presiden...
Dari Cilacap, Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Kasus Korupsi LNG, Hari...
Kasus Korupsi LNG, Hari Karyuliarto Sebut Vonis 4,5 Tahun Tidak Adil
2 Kapal Pertamina Masih...
2 Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Menlu Pastikan Stok BBM Aman
Rekomendasi
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Berita Terkini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved