Libur Lebaran, Sandiaga Minta Industri Parekraf Perketat Prokes

Rabu, 12 Mei 2021 - 23:59 WIB
loading...
Libur Lebaran, Sandiaga...
Foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Menyambut libur lebaran 2021 , Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes).

Prokes dimaksud adalah CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Hal ini penting dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19.

“Para pengelola destinasi wisata, mal, restoran, dan kafe diharapkan untuk dapat memperketat protokol kesehatan CHSE dan 3M. Kita harus tingkatkan di lokasi yang masuk ke dalam bingkai PPKM skala mikro di daerah masing-masing,” ujarnya di Jakarta, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Menparekraf Sandi Minta Masyarakat Viralkan Para Pelanggar Prokes

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah meluncurkan hand book atau buku panduan mengenai protokol kesehatan berbasis CHSE untuk berbagai bidang industri parekraf, yang dapat diunduh melalui situs http://chse.kemenparekraf.go.id/. Selain itu, ada sertifikasi CHSE bagi pelaku industri untuk memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi wisatawan.

Untuk memantau penerapan prokes CHSE dan 3M tersebut, kata Sandi, Kemenparekraf akan bersinergi dengan seluruh kementerian/lembaga terkait, Satgas Covid-19, dan pemerintah daerah.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan kepatuhan pada penerapan protokol kesehatan. Di samping itu, kami juga membutuhkan peran serta dari masyarakat, jika melihat ada venue atau destinasi yang tidak patuh dan abai mohon dilaporkan segera. Kami akan secara tegas berkoordinasi untuk menindak secara cepat agar tidak memicu penularan Covid-19,” tandasnya.

Baca juga: Pandemi, Penjualan Kue Kering Lebaran Tak Semanis Dulu

Seperti diketahui, pemerintah melarang masyarakat untuk melakukan mudik pada 6-17 Mei 2021. Kebijakan tersebut dilandasi dengan peningkatan kasus positif Covid-19 saat libur panjang pada tahun 2020, seperti Idul Fitri 2020 naik 93 persen, Tahun Baru Hijriah 2020 naik 119 persen, Tahun Baru 2021 naik 78 persen, dan pada 10 Mei 2021 pun terdapat 4.123 kasus positif Covid-19 dari 6.742 pemudik.

“Data menunjukkan bahwa kebijakan peniadaan mudik sudah tepat dan kita harus sosialisasi secara total agar masyarakat dapat mematuhi dan memahami untuk tidak mudik,” tegasnya.

Senada, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan melakukan 3M ketika melakukan kegiatan di luar rumah.

Selain itu, Wiku mengapresiasi komitmen bersama dari para pelaku industri parekraf seperti pusat perbelanjaan (mal), hotel, restoran, hingga destinasi wisata untuk menerapkan prokes dan disiplin 3M di tempat masing-masing.

“Karena komitmen yang kuat dari semua pihak itu penting sekali agar Covid-19 terkendali dan ekonomi pun bisa pulih. Kita berharap bahwa lebaran tahun depan kita bisa melakukan silaturahmi seperti dua tahun yang lalu. Ini adalah suatu hal yang harusnya bisa kita capai bersama,” tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tipis Usai Lebaran ke Rp2,85 Juta per Gram
BPH Migas: Lebaran 2026,...
BPH Migas: Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali
Hampir 40% Kendaraan...
Hampir 40% Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini
Purbaya Tak Gelar Open...
Purbaya Tak Gelar Open House saat Lebaran: Saya Ngirit
Purbaya hingga Airlangga...
Purbaya hingga Airlangga Dipanggil ke Istana Jelang Lebaran 2026, Bahas Efisiensi Anggaran?
Program Desa EMAS Sandi...
Program Desa EMAS Sandi Uno Ekspor Kopi ke Malaysia
Panen Perdana Edamame,...
Panen Perdana Edamame, Sandi Uno: Langkah Awal Penguatan Ekonomi Desa
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
Rekomendasi
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved