Pandemi, Penjualan Kue Kering Lebaran Tak Semanis Dulu

loading...
Pandemi, Penjualan Kue Kering Lebaran Tak Semanis Dulu
Foto/MPI/Shelma Rachmahyanti
JAKARTA - Perayaan Idul Fitri identik dengan berbagai tradisi yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Selain ketupat, kue-kue kering merupakan produk yang banyak dicari saat jelang lebaran, baik untuk dijadikan hantaran ataupun dinikmati bersama keluarga dan kerabat yang datang berkunjung.

Sayangnya, seperti kebanyakan bisnis lain, bisnis kue kering tak luput dari hantaman pandemi Covid-19. Salah seorang penjual kue kering, Rosmizar (48 tahun) mengaku pada tahun ini dan tahun 2020 lalu pesanan kue kering tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Bisnis 'Musiman' Kue Kering Lebaran, Nastar Tetap jadi Primadona

“Tahun ini Alhamdulillah (lebih baik) dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau tahun 2020 memang lebih sedikit (karena) kan pas pandemi tuh,” katanya kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (12/5/2021).



Menurut dia, pada waktu sebelum pandemi yakni tahun 2019 pesanan kue kering bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak dibandingkan saat ini. “Waktu 2019 pesanan bisa sampai 400-an toples. Kalau sekarang-sekarang ini paling setengahnya aja,” tuturnya.

Baca juga: Jokowi Akui Silaturahmi Tak Langsung saat Lebaran Sangatlah Berat

Dia menyebut, omzet yang didapatkan dari berjualan kue kering pada tahun sebelum pandemi Covid-19 juga jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2020 dan tahun ini.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top