Bulog Pastikan Stabilisasi Harga Beras dan Gula Lancar

Jum'at, 22 Mei 2020 - 21:25 WIB
loading...
Bulog Pastikan Stabilisasi...
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Foto/SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Dirut Perum Bulog Budi Waseso memastikan stabilisasi harga bahan pokok beras dan gula melalui operasi pasar yang dilaksanakan di seluruh Indonesia berjalan lancar walau sebelumnya sempat mengalami keterlambatan ijin impor gula dari Kementerian Perdagangan.

“Berdasarkan pantauan kami yang terus-menerus di tengah situasi perang mengatasi penyebaran Covid-19, harga beras sudah kembali normal sejak awal kemunculan wabah ini pada awal Maret lalu, sedangkan harga gula mulai terasa normal sejak Bulog melakukan operasi pasar khusus gula secara serentak di tanah air sejak awal Mei 2020,” kata Budi Waseso di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Budi Waseso mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan wartawan soal peran stabilisasi harga kebutuhan pokok selama masa Covid-19. Sebelumnya sempat terjadi mahalnya harga beras dan gula akibat kelangkaan bahan pangan pokok tersebut. Dia juga mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk menaikkan harga di tengah situasi saat ini.

Menurut dia, penanganan soal harga dan ketersedian beras dengan segera ditangani Bulog lewat distribusi yang cepat dari gudang-gudang Bulog.

Perusahaan plat merah tersebut juga menjamin kecukupan pangan pokok bisa bertahan hingga akhir tahun dengan stok beras yang dikuasai Bulog sebesar 1,4 juta ton yang tersebar merata di seluruh Indonesia.

Namun, berbeda halnya dengan stok gula yang mulai langka menjelang akhir tahun dan sebagai antisipasinya sejak November 2019 Bulog sudah mengajukan ijin impor namun baru diberikan Kementerian Perdagangan pada tanggal 7 April 2020.

Harga beras kini berkisar di harga Rp11.750 - 12.000 per kilogram, sedangkan harga gula di pasaran ditetapkan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET- ketetapan pemerintah) senilai Rp12.500 per kilogram. Adapun Bulog menjualnya seharga Rp11.900 per kilogram.

“Stabilisasi harga adalah tugas dari pemerintah, maka Bulog akan habis-habisan melaksanakan amanah tersebut tanpa ada unsur kepentingan apapun kecuali kepentingan rakyat, terlebih di tengah situasi krisis seperti sekarang,” katanya. (Baca Juga :
Erick Thohir Bakal Gabungkan Bulog dengan PTPN dan RNI )

Menyoal gula, Budi Waseso menjelaskan bahwa pada 5 Mei lalu, Perum Bulog telah menggelontorkan sedikitnya 22.000 ton gula yang baru datang dari India dan langsung didistribusikan ke seluruh Indonesia guna menjamin stabilisasi harga dan ketersediaan stok gula di masyarakat. Impor gula tersebut baru sebagian dari ijin impor yang diberikan Kementerian Perdagangan dari total permintaan sebanyak 50.000 ton.

“Sejak awal kami sudah mengantisipasi kelangkaan gula dan minta kuota impor gula pada akhir 2019, namun ijin impor Bulog baru diberikan pada 7 April 2020 sehingga menyebabkan suplai gula terlambat,” kata Mantan Kabareskrim itu.

Sebagaimana diketahui bahwa harga gula pasir di tingkat konsumen sejak menjelang bulan Ramadaan melonjak hingga Rp20.000 per kilogram sehingga perlu intervensi yang masif dari pemerintah. Dengan stok yang dikuasai, Perum Bulog sangat optimis dapat menekan harga gula kembali ke HET Rp12.500 per kilogram.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Rekomendasi
Soal Jet Pribadi saat...
Soal Jet Pribadi saat Kunker, Menteri PU: Itu Pesawat Negara, Dioperasikan Kemenhub
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved