Menteri Perhubungan Klaim Larangan Mudik 2021 Efektif

Sabtu, 15 Mei 2021 - 18:00 WIB
loading...
Menteri Perhubungan...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyebut jumlah masyarakat yang melakukan mudik pada Idulfitri 1442 Hijriah di bawah angka survei yang dilakukan Kemenhub. Menurutnya, hasil survei yang ada digunakan untuk melakukan mitigasi dan antisipasi di lapangan.

Budi menjelaskan, dari survei awal yang dilakukan Kemenhub terdapat 33 persen kecenderungan masyarakat akan mudik ke kampung halaman jika pemerintah tidak melarang mudik pada lebaran tahun ini. Kemudian, 11 persen masyarakat akan tetap mudik meskipun pemerintah melarang mudik. Lalu, angka tersebut kembali turun menjadi 7 persen setelah pemerintah melakukan kampanye larangan.

"Setelah itu kami melakukan suatu aksi-aksi yang dilakukan oleh K/L termasuk Polri maka turun lagi, menurut catatan kami kurang lebih 1,5 juta lebih sedikit (masyarakat mudik lebaran)," ujar Budi dalam video conference BNPB, Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga: Kabar Gembira! BLT Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Bakal Cair Lagi Habis Lebaran

Dengan adanya survei tersebut, Budi mengatakan, pihaknya dapat mengambil beragam macam kebijakan untuk melakukan penurunan dari hasil survei yang sudah ada. "Oleh karenanya apa yang sudah kita lakukan adalah memantau dari hari ke hari apa yang terjadi di udara, laut, kereta api dan kita juga menetapkan ada delapan aglomerasi yang memungkinkan melakukan pergerakan. Jadi, strategi kita adalah demikian," kata dia.

Dia juga mengeklaim bahwa apa yang dilakukan Kemenhub di tengah larangan mudik sudah cukup efektif, ditandai penurunan jumlah penumpang baik di transportasi udara, laut hingga kereta api sekitar 10 persen dan akumulasi dari pergerakan kurang lebih 55 persen sejak pra sampai peniadaan mudik.

Baca Juga: Tak Mudik Lebaran, Raffi Ahmad Pilih Istirahat di Rumah

"Oleh karenanya kami akan secara konsisten dan nanti kami akan melakukan survei ke terminal ASDP dan juga di Ngurah Rai bagaimana pergerakan itu dan bagaimana kita secara efektif melakukan testing antigen di beberapa tempat," ucapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Prabowo Pangkas Tarif...
Prabowo Pangkas Tarif Ojol 10%, DPR: Patut Ditindaklanjuti Kemenhub dan Aplikator
Rekomendasi
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved