Baru Diangkat, Plt Dirut Kimia Farma Diagnostika Langsung Umbar Janji
Minggu, 16 Mei 2021 - 21:10 WIB
loading...
Agus Chandra, MBA, Plt. Direktur Utama PT. Kimia Farma Diagnostika. Foto/labkimiafarma.co.id
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika atau KFD, Agus Chandra, berjanji akan membenahi sistem manajemen perusahaan yang dinakhodainya saat ini. Janji tersebut diikrarkan usai dirinya ditetapkan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Plt KFD.
Dia juga memastikan internal seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, tindakan penyegaran manajemen KFD adalah salah satu langkah perbaikan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Baca juga:Mengintip Kesederhanaan Puasa dan Lebaran Ketua Dewan Komisioner OJK
“Saya sebagai pelaksana tugas Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP dan GCG,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/5/2021).
Saat ini, klinik dan laboratorium KFD tengah mengalami model perbaikan. Di antaranya, pertama, restrukturisasi organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Kedua, penguatan sistem layanan dan supporting dengan mengedepankan aplikasi digital dan cashless.
Dia juga memastikan internal seluruh klinik dan laboratorium KFD di seluruh Indonesia sudah memenuhi dan menjalankan standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, tindakan penyegaran manajemen KFD adalah salah satu langkah perbaikan untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Baca juga:Mengintip Kesederhanaan Puasa dan Lebaran Ketua Dewan Komisioner OJK
“Saya sebagai pelaksana tugas Dirut KFD diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan citra KFD dalam memberikan layanan klinik dan laboratorium sesuai dengan SOP dan GCG,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/5/2021).
Saat ini, klinik dan laboratorium KFD tengah mengalami model perbaikan. Di antaranya, pertama, restrukturisasi organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Kedua, penguatan sistem layanan dan supporting dengan mengedepankan aplikasi digital dan cashless.
Lihat Juga :