KSEI Mudahkan RUPS Online dengan e-Proxy
Sabtu, 23 Mei 2020 - 06:12 WIB
loading...
eASY.KSEI merupakan sistem yang digunakan pemegang saham dalam pemberian kuasa secara elektronik kepada pihak lain untuk hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah mempercepat realisasi penggunaan platform electronic proxy (e-Proxy) dengan nama eASY. Adapun, eASY.KSEI merupakan sistem yang digunakan pemegang saham dalam pemberian kuasa secara elektronik kepada pihak lain untuk hadir pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, implementasi eASY.KSEI diharapkan mampu meningkatkan partisipasi dalam RUPS terutama di Indonesia sebagai negara kepulauandengan domisili investor yang tersebar di beberapa daerah, baik domestik maupun luar negeri.
"Berdasarkan data per tanggal 12 Mei 2020, jumlah investor yang memiliki lebih dari satu saham adalah sebanyak lebih dari 50%, dimana terdapat kemungkinan RUPS dilaksanakan pada waktu yang bersamaan di lokasi yang berbeda, sehingga menyulitkan investor untuk memberikan suaranya. Sedangkan jumlah Emiten yang tercatat di Bursa sudah mencapai lebih dari 600 Emite," ujar Uriep di Jakarta.
Lebih lanjut Ia menyatakan, bahwa berdasarkan data KSEI per tanggal 12 Mei 2020, jumlah investor pemilik saham telah mencapai 1.185.733 dan masih akan bertambah di masa mendatang. Penerapan eASY.KSEI merupakan wujud dari dukungan KSEI terhadap pengembangan pasar modal Indonesia, dimana penggunaan platform digital dan video conference tak sekedar menjadi tren tapi sudah menjadi kebutuhan, terutama setelah adanya penerapan Work Form Home dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia dalam menghadapi pandemik Covid-19.
"Implementasi eASY.KSEI dapat menjadi solusi bagi investor yang harus hadir pada beberapa RUPS yang diselenggarakan di waktu yang bersamaan, sekaligus meningkatkan kenyamanan untuk berpartisipasi dalam RUPS," jelasnya.
Direktur Utama KSEI Uriep Budhi Prasetyo mengatakan, implementasi eASY.KSEI diharapkan mampu meningkatkan partisipasi dalam RUPS terutama di Indonesia sebagai negara kepulauandengan domisili investor yang tersebar di beberapa daerah, baik domestik maupun luar negeri.
"Berdasarkan data per tanggal 12 Mei 2020, jumlah investor yang memiliki lebih dari satu saham adalah sebanyak lebih dari 50%, dimana terdapat kemungkinan RUPS dilaksanakan pada waktu yang bersamaan di lokasi yang berbeda, sehingga menyulitkan investor untuk memberikan suaranya. Sedangkan jumlah Emiten yang tercatat di Bursa sudah mencapai lebih dari 600 Emite," ujar Uriep di Jakarta.
Lebih lanjut Ia menyatakan, bahwa berdasarkan data KSEI per tanggal 12 Mei 2020, jumlah investor pemilik saham telah mencapai 1.185.733 dan masih akan bertambah di masa mendatang. Penerapan eASY.KSEI merupakan wujud dari dukungan KSEI terhadap pengembangan pasar modal Indonesia, dimana penggunaan platform digital dan video conference tak sekedar menjadi tren tapi sudah menjadi kebutuhan, terutama setelah adanya penerapan Work Form Home dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia dalam menghadapi pandemik Covid-19.
"Implementasi eASY.KSEI dapat menjadi solusi bagi investor yang harus hadir pada beberapa RUPS yang diselenggarakan di waktu yang bersamaan, sekaligus meningkatkan kenyamanan untuk berpartisipasi dalam RUPS," jelasnya.
Lihat Juga :