Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Telan Biaya USD6 Miliar
Selasa, 18 Mei 2021 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, teknologi digunakan untuk membuat terowongan jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Tunnel 1 -lokasi Halim Perdanakusuma dengan Diameter (TBM) 13,19 meter, lalu panjang (TBM) mencapai 103,5 meter dan berat mesin sebesar 2.600 Ton.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan pada awal tahun 2022 pengerjaan proyek ini sudah masuk ke tahap persiapan untuk operasi. “Diharapkan nanti di akhir tahun 2022 Kereta Cepat Jakarta – Bandung sudah bisa diujicobakan dan tentu saja setelah uji coba langsung masuk ke operasi, ke operasional,” ujarnya.
Baca juga: Ada Vaksinasi Gotong Royong, Jokowi Harap Pertumbuhan Ekonomi Capai 7% di Kuartal II
Saat beroperasi nanti, kereta cepat ini diharapkan dapat terintegrasi dengan moda transportasi yang ada di Jakarta, seperti LRT (Light Rail Transit) dan MRT (Mass Rapid Transit).
“Sehingga ada sebuah efisiensi waktu (dan) kecepatan. Kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing, menjadi competitiveness bagi negara kita untuk bersaing dengan negara-negara lain,” ujar Presiden.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan pada awal tahun 2022 pengerjaan proyek ini sudah masuk ke tahap persiapan untuk operasi. “Diharapkan nanti di akhir tahun 2022 Kereta Cepat Jakarta – Bandung sudah bisa diujicobakan dan tentu saja setelah uji coba langsung masuk ke operasi, ke operasional,” ujarnya.
Baca juga: Ada Vaksinasi Gotong Royong, Jokowi Harap Pertumbuhan Ekonomi Capai 7% di Kuartal II
Saat beroperasi nanti, kereta cepat ini diharapkan dapat terintegrasi dengan moda transportasi yang ada di Jakarta, seperti LRT (Light Rail Transit) dan MRT (Mass Rapid Transit).
“Sehingga ada sebuah efisiensi waktu (dan) kecepatan. Kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing, menjadi competitiveness bagi negara kita untuk bersaing dengan negara-negara lain,” ujar Presiden.
(ind)
Lihat Juga :