Protokol Kesehatan Ketat Tetap Diterapkan di Pelabuhan Usai Lebaran

Selasa, 18 Mei 2021 - 14:54 WIB
loading...
Protokol Kesehatan Ketat...
Salah satu kapal penumpang yang sandar di Pelabuhan Makassar beberapa waktu yang lalu. Foto: Pelindo IV
A A A
MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) hingga H+5 Idul Fitri 1442 H tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan (prokes). Pengelola juga mewajibkan penumpang yang naik ke kapal menunjukkan hasil rapid antigen yang sudah divalidasi Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Meski pemerintah melakukan pembatasan mudik khususnya bagi mereka yang menggunakan moda transportasi laut, tetapi PT Pelindo IV tetap melayani kapal yang mengangkut logistik dan penumpang dengan persyaratan tertentu, misalnya sakit dan mereka yang mengunjungi orang tua karena meninggal.

Baca juga:Jelang Idul Fitri, Pelindo IV Bagikan 5.456 Paket Sembako

Deputy Hukum & Humas Cabang Makassar, Kartika Kadir mengatakan, pada Senin 17 Mei 2021, ada dua kapal milik PT Pelni yang sandar di dermaga Pelabuhan Makassar.

“Yaitu Kapal Bukit Siguntang dengan 14 orang penumpang dan KM Dobonsolo dari Surabaya sebanyak 4 orang,” kata Kartika.

Semua penumpang kapal baik yang turun maupun naik diwajibkan melakukan rapid antigen dan menunjukkan hasil yang negatif.

Di Pelabuhan Semayang Balikpapan, PT Pelindo IV bersama dengan regulator serta unsur maritim setempat membentuk Posko Pengendalian Angkutan Lebaran 1442 H/2021 M, yang dimulai sejak 28 April hingga 29 Mei 2021.

“Sehingga sampai dengan H+5 hari raya Idul Fitri 1442 H untuk kegiatan kapal penumpang masih ditiadakan karena mengikuti arahan dari pemerintah sampai dengan waktu yang ditentukan,” kata Andi Muh Rizal, Asisten Manager Hukum, Humas & Protokol Cabang Balikpapan.

Baca juga:Layanan GeNose Kini Tersedia di Pelabuhan Makassar

Namun lanjut dia, pihaknya tetap melayani kegiatan kapal yang memuat logistik, tetapi dengan pengawasan ketat dari tim posko.

Asisten Manager Umum, Hukum & Humas Cabang Ambon, Trifena F J mengungkapkan, untuk penumpang naik dan penumpang turun di Pelabuhan Ambon, sampai Senin 17 Mei 2021, masih berlaku pembatasan mudik.

“Kapal yang merapat atau berlayar ada, tapi masih dalam aturan pembatasan mudik. Hal ini berlaku sampai ada petunjuk selanjutnya dari pemerintah,” ujarnya.

Kepada penumpang yang akan naik ke kapal juga diharuskan untuk menunjukan hasil rapid antigen .

Asisten Manager Hukum Humas & Protokol Cabang Bitung, Prawita Regina Alamri menyebutkan bahwa sebelum pembatasan mudik, puncak arus penumpang terjadi pada Minggu 2 Mei 2021 dengan jumlah penumpang turun di Pelabuhan Bitung mencapai 564 orang dan penumpang naik 89 orang dengan menumpang KM Labobar.

Baca juga:Pelindo IV Bantu Kendaraan Sampah dan Iuran BPJS Nelayan Sekitar MNP

“Semua penumpang wajib mengantongi hasil rapid antigen negatif yang divalidasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bitung,” kata Prawita.

“Cabang Bitung juga hanya melayani logistik dan penumpang dengan persyaratan tertentu,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pengawasan ketat dari Tim Posko Pengendalian Transportasi Laut Idulfitri 1442 H/2021 M.

Sementara itu di Pelabuhan Parepare, PT Pelindo IV juga masih melakukan pembatasan mudik sesuai Surat Edaran (SE) Pemerintah, yakni mulai 6 sampai dengan 17 Mei 2021.

“Semua kapal penumpang swasta tidak ada yang melakukan kegiatan berlayar atau portstay, kecuali kapal Pelni yang tetap berkegiatan mengangkut logistik atau kargo,” terang Nuraeni M, Manager SDM dan Umum PT Pelindo IV Cabang Parepare.

Baca juga:Pelindo IV Lakukan Perbaikan Pelayanan Terminal di Makassar

Untuk penumpang tetap mengacu kepada SE Pemerintah yang dikecualikan dan tetap melakukan rapid antigen di pelabuhan dengan sepengetahuan KKP Parepare.

“Sedangkan untuk kapal swasta, rencananya mulai berlayar pada hari Rabu, 19 Mei 2021,” tukasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tipis Usai Lebaran ke Rp2,85 Juta per Gram
BPH Migas: Lebaran 2026,...
BPH Migas: Lebaran 2026, Pasokan BBM Nasional Aman dan Terkendali
Hampir 40% Kendaraan...
Hampir 40% Kendaraan Sudah Kembali ke Jakarta, Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini
Purbaya Tak Gelar Open...
Purbaya Tak Gelar Open House saat Lebaran: Saya Ngirit
Purbaya hingga Airlangga...
Purbaya hingga Airlangga Dipanggil ke Istana Jelang Lebaran 2026, Bahas Efisiensi Anggaran?
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved