Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melesat di Atas 7%

Selasa, 18 Mei 2021 - 21:24 WIB
loading...
Jokowi Targetkan Pertumbuhan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II mencapai di atas 7%. Target itu naik berlipat-lipat jika dibandingkan dengan pencapaian kuartal I yang masih minus 0,74%.

Dia mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional ini didapat dari agregat kumpulan pertumbuhan ekonomi yang ada di provinsi, kabupaten, dan kota. Makanya, Jokowi menekankan para kepala daerah untuk terus mendongkrak perekonomian di daerahnya.

Baca juga:Gandeng Tokopedia, Bayar Tagihan Gas PGN Makin Mudah

“Jadi seluruh gubernur, bupati, dan wali kota memiliki tanggung jawab yang sama dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kita. Target kita di kuartal kedua, saya sudah memberikan target, kurang lebih harus di atas 7%. Bayangkan, dari minus 0,74 saya minta di atas 7%. Tapi indikasi ke arah sana ada, tergantung kerja keras kita bersama,” katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5/2021).

Jokowi mengakui bahwa baru 10 provinsi yang saat ini pertumbuhan ekonominya positif. Di antaranya Riau 0,41%, Papua 14,28%, Sulawesi Tengah 6,26%, Yogyakarta 6,4%, Sulawesi Utara 1,87%, Sulawesi Tenggara 0,06%, NTT 0,12%, Papua Barat 1,47%, Bangka Belitung 0,97%, dan Maluku Utara 13,45%.

“Yang lain masih negatif semuanya. Berarti yang positif ada 10 provinsi. Artinya yang 24 masih negatif semua,” ujarnya.

Menurutnya dibutuhkan kerja keras untuk mencapai pertumbuhan di atas 7% pada kuartal II mendatang. Dia berharap seluruh provinsi pertumbuhannya sudah positif pada kuartal II nanti.

“Kita harus bekerja keras, bekerja keras (dan) optimistis agar di kuartal kedua target kita kurang lebih di atas 7% tadi bisa kita peroleh. Semua provinsi kita harapkan sudah positif di kuartal kedua ini. Tapi hati-hati urusan Covid tetap harus ditekan. Jangan hanya melihat satu sisi ekonomi, tidak melihat sisi kesehatan. Dua-duanya harus dijalankan beriringan,” paparnya.

Baca juga:Dihujani Roket, Video Ayah Minta ke Anak Jangan Takut pada Israel Viral

Lebih lanjut dia mengatakan, salah satu yang membuat optimisme pertumbuhan kuartal II akan positif adalah kenaikan peredaran uang. Pada Lebaran lalu kenaikannya mencapai 41,4%.

“Saya mendapatkan laporan periode Idulfitri itu ada peredaran uang kartal Rp154,5 triliun. Dibanding 2020, Idulfitri 2021 ada kenaikan 41,5%. Ini positif, ini menambah optimisme kita. Tetapi hati-hati masalah Covid,” ujarnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved