Kemenperin Pacu Digitalisasi Industri Batik agar Kian Kompetitif
Rabu, 19 Mei 2021 - 23:59 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Di tengah hantaman dampak pandemi Covid-19 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat sektor industri di dalam negeri agar tetap bisa menjalankan usahanya dengan baik. Harapannya, upaya memacu produktivitas ini bisa berkontribusi signifikan terhadap langkah mengakselerasi pemulihan ekonomi .
"Industri kreatif merupakan salah satu sektor yang diharapkan bisa menjadi penopang agenda pemulihan ekonomi akibat pandemi," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, Rabu (19/5/2021).
Baca juga:Mister Aladin Gandeng Kemenparekraf Kembangkan Sektor Pariwisata Sulawesi Utara
Menperin menegaskan, sebagai subsektor industri kreatif, industri kerajinan dan batik terus dipacu daya saingnya agar mampu kompetitif di pasar domestik dan ekspor. “Oleh karenanya, kami mendorong peran BBKB Yogyakarta semakin memaksimalkan layanannya kepada masyarakat untuk menjaga batik sebagai budaya asli Indonesia, dan meningkatkan kinerja industrinya supaya terus tumbuh,” paparnya.
Agus menambahkan, guna mendorong pengembangan sektor industri, dibutuhkan peran semua pihak dalam menciptakan ekosistem inovasi yang menunjang. "Misalnya, layanan digital yang menyeluruh dan terintegrasi merupakan jawaban mengakselerasi peran ekonomi berbasis industri kreatif tersebut," tuturnya.
"Industri kreatif merupakan salah satu sektor yang diharapkan bisa menjadi penopang agenda pemulihan ekonomi akibat pandemi," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta, Rabu (19/5/2021).
Baca juga:Mister Aladin Gandeng Kemenparekraf Kembangkan Sektor Pariwisata Sulawesi Utara
Menperin menegaskan, sebagai subsektor industri kreatif, industri kerajinan dan batik terus dipacu daya saingnya agar mampu kompetitif di pasar domestik dan ekspor. “Oleh karenanya, kami mendorong peran BBKB Yogyakarta semakin memaksimalkan layanannya kepada masyarakat untuk menjaga batik sebagai budaya asli Indonesia, dan meningkatkan kinerja industrinya supaya terus tumbuh,” paparnya.
Agus menambahkan, guna mendorong pengembangan sektor industri, dibutuhkan peran semua pihak dalam menciptakan ekosistem inovasi yang menunjang. "Misalnya, layanan digital yang menyeluruh dan terintegrasi merupakan jawaban mengakselerasi peran ekonomi berbasis industri kreatif tersebut," tuturnya.
Lihat Juga :