Rebound Kuat Indosat, Raup Cuan Makin Banyak di Kuartal I-2021
Jum'at, 21 Mei 2021 - 08:59 WIB
loading...
A
A
A
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% menjadi Rp32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
ISAT mencatatkan adanya kenaikan total beban di kuartal I-2021 menjadi Rp6,41 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp6,32 triliun. Beban penyelenggaraan jasa meningkat menjadi Rp3,11 triliun dari sebelumnya Rp2,86 triliun, serta beban penyusutan dan amortisasi naik menjadi Rp2,49 triliun dari sebelumnya Rp2,46 triliun.
Baca Juga: Mantan Dirjen Bea Cukai 'Tersisih' dari Jajaran Komisaris Indosat
Sementara itu, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp2,66 triliun, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp2,19 triliun, dan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp405,39 miliar.
Indosat mencatatkan liabilitas sebesar Rp49,74 triliun dan ekuitas Rp13,14 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp62,89 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp62,77 triliun.
ISAT mencatatkan adanya kenaikan total beban di kuartal I-2021 menjadi Rp6,41 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp6,32 triliun. Beban penyelenggaraan jasa meningkat menjadi Rp3,11 triliun dari sebelumnya Rp2,86 triliun, serta beban penyusutan dan amortisasi naik menjadi Rp2,49 triliun dari sebelumnya Rp2,46 triliun.
Baca Juga: Mantan Dirjen Bea Cukai 'Tersisih' dari Jajaran Komisaris Indosat
Sementara itu, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp2,66 triliun, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp2,19 triliun, dan arus kas bersih digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp405,39 miliar.
Indosat mencatatkan liabilitas sebesar Rp49,74 triliun dan ekuitas Rp13,14 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp62,89 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp62,77 triliun.
(akr)
Lihat Juga :