Mantan Dirjen Bea Cukai 'Tersisih' dari Jajaran Komisaris Indosat

Kamis, 06 Mei 2021 - 19:00 WIB
loading...
Mantan Dirjen Bea Cukai...
Heru Pambudi. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Guna menggenjot kinerja perusahaan, PT Indosat Tbk (ISAT) menempuh beberapa kebijakan strategis. Lewat rapat umum pemegang saham rahunan (RUPST ) tahun Buku 2020 yang dilangsungkan Kamis hari ini (6/5/2021), emiten berkode ISAT itu memutuskan empat kebijakan.

Salah satu kebijakan penting yang diambil ISAT ambil adalah pergantian posisi komisaris perusahaan. Heru Pambudi, mantan Dirjen Bea cukai, yang menjabat sebagai komisaris digantikan oleh sosok baru. Heru sendiri saat ini menjabat sebagai Sekjen Kementerian Keuangan.

Baca juga: Sabar ya Bund, Jelang Lebaran Harga Daging Masih Mahal

"Ada perubahan susunan dewan komisaris, yaitu Bapak Heru Pambudi sebagai komisaris digantikan oleh Bapak Meirijal Nur sebagai komisaris baru," ujar Komisaris Independen Indosat, Elisa Lumbantoruan, dalam video conference, Kamis (6/5/2021).

Selain pergantian komisaris, keputusan lainnya adalah menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Keputusan itu disetujui secara aklamasi oleh para pemegang saham.

Selanjutnya, menetapkan remunerasi dewan komisaris perseroan untuk tahun 2021 sebesar Rp32.803.025.346 termasuk pajak penghasilan dan melimpahkan kewenangan kepada dewan komisaris perseroan untuk menetapkan remunerasi direksi perseroan.

Terakhir adalah penunjukan Buntoro Rianto sebagai Akuntan Publik Perseroan dan Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan sebagai Auditor Independen Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.

Berikut susunan dewan komisaris baru Indosat:

Komisaris Utama : Sheikh Mohammed bin Abdulla Al Thani
Komisaris : George Bowring Challenor
Komisaris : Nigel Thomas Byrne
Komisaris : Sri Adiningsih
Komisaris : Andrew Tor Oddvar Kvålseth
Komisaris : Meirijal Nur
Komisaris : Afini Boer
Komisaris independen : Elisa Lumbantoruan
Komisaris Independen : Wijayanto Samirin
Komisaris Independen : Syed Maqbul Quader

Baca juga: Saksi Ahli: Kerumunan Petamburan dan Megamendung Tidak Masuk dalam Pasal Penghasutan

Sementara komposisi anggota direksi perseroan tetap sama sejak penutupan RUPST ini sampai penutupan RUPST pada tahun 2025.

Direktur Utama: Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama
Direktur : Eyas Naif Saleh Assaf
Direktur: : Vikram Sinha
Direktur : Arief Musta’in
Direktur independen: Irsyad Sahroni
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perubahan Komisaris...
Perubahan Komisaris BNI, Deputi Protokol Istana Diganti Profesional
Pejabat Pemerintah Jadi...
Pejabat Pemerintah Jadi Komisaris Bank BUMN, Erick Thohir Kasih Penjelasan Begini
Jajaran Direktur Baru...
Jajaran Direktur Baru Bank Woori Saudara di RUPST 2025
RUPST Bank Mandiri Ganti...
RUPST Bank Mandiri Ganti Posisi Wadirut, Darmawan Junaidi Tetap Jabat Dirut
Profil Hery Gunardi,...
Profil Hery Gunardi, Direktur Utama BRI yang Baru
Gelar RUPST, BRI Bagi...
Gelar RUPST, BRI Bagi Dividen Rp51,73 Triliun hingga Ganti Susunan Pengurus
RUPST BRI Digelar Hari...
RUPST BRI Digelar Hari Ini: Bagi Dividen dan Perombakan Direksi Jadi Agenda Utama
Jajaran Komisaris PLN...
Jajaran Komisaris PLN Dirombak, Arcandra Tahar Berhenti dan Wakil Ketua TKN Gabung
Ini Alasan Fauzi Baadilla...
Ini Alasan Fauzi Baadilla Ditunjuk sebagai Komisaris PT Pos
Rekomendasi
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar...
Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar 2,5 Jam, Beroperasi Juni 2025
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Ini Penampakan Arus Lalin di Tol Cipali dan Pantura Cirebon
Berita Terkini
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
22 menit yang lalu
Tarif Trump Ancam Ekonomi...
Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
1 jam yang lalu
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
2 jam yang lalu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
10 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
11 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
12 jam yang lalu
Infografis
Benarkah Kapal Nabi...
Benarkah Kapal Nabi Nuh Kayunya Berasal dari Indonesia?
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved