Rebound Kuat Indosat, Raup Cuan Makin Banyak di Kuartal I-2021
Jum'at, 21 Mei 2021 - 08:59 WIB
loading...
PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan rebound kuat, bila melihat laporan keuangan per 31 Maret 2021 dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan rebound kuat, bila melihat laporan keuangan per 31 Maret 2021 dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Di tengah pandemi, Indosat meraup laba Rp172,15 miliar atau berbalik arah menguat dari 31 Maret 2020 lalu yang menelan kerugian Rp605,61 miliar.
Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,34 triliun atau naik 12,60% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,52 triliun dengan laba per saham dasar Rp31,68.
Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Rencana Akusisi dan Merger Indosat-Hutchison 3
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas selular, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI), dan telekomunikasi tetap. Selular menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp6,04 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,37 triliun.
Kemudian, MIDI tercatat Rp1,16 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1 triliun, dan telekomunikasi tetap tercatat Rp133,67 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp143,92 miliar.
President Director and CEO Indosat, Ahmad Al-Neama mengatakan, momentum pertumbuhan Perseroan terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.
"Kinerja kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami," ujar Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).
Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,34 triliun atau naik 12,60% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,52 triliun dengan laba per saham dasar Rp31,68.
Baca Juga: Ini Kabar Terbaru Rencana Akusisi dan Merger Indosat-Hutchison 3
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas selular, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI), dan telekomunikasi tetap. Selular menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp6,04 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,37 triliun.
Kemudian, MIDI tercatat Rp1,16 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1 triliun, dan telekomunikasi tetap tercatat Rp133,67 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp143,92 miliar.
President Director and CEO Indosat, Ahmad Al-Neama mengatakan, momentum pertumbuhan Perseroan terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.
"Kinerja kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami," ujar Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).
Lihat Juga :