IHSG Drop ke Level 5.400, Ini Sebabnya

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:57 WIB
loading...
IHSG Drop ke Level 5.400,...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di level bawah 5.400. President Director Astronacci International, Gema Goeyardi menilai hal itu karena ada gap.

“Gap ini akan menjadi salah satu gerbang indeks untuk kemungkinan besar mengakhiri penurunan dan mulai masuk ke dalam akumulasi,” katanya dalam Market Opening IDX Channel, Selasa (25/5/2021).

Baca Juga: IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785

Dengan posisi pergerakan indeks yang ada sekarang ini, Gema menyarankan untuk mempersiapkan amunisi karena ada dana besar dari Indonesia yang akan masuk. Salah satu tandanya adalah tax amnesty yang sudah didengungkan.

Apabila dana sudah masuk ke Indonesia, Gema memprediksi dana tersebut bukan masuk ke bursa secara keseluruhan. Namun, Gema melihat dalam beberapa waktu akan ada muncul dana-dana yang masuk ke dalam bursa. “Itu akan menjadi sebuah momentum untuk saham kita naik kembali,”pungkasnya.

Baca Juga: Waspada! Sri Mulyani Ungkap Berbagai Ancaman Ekonomi Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Gema mengamati market Indonesia masih dalam kondisi lemah yang diturunkan secara perlahan. Dia melihat market selama 14 tahun terakhir disetiap 2 atau 3 tahun bullish nanti akan diikuti dengan 1 tahun dengan kondisi market yang anomali.

“Biasanya system market seperti itu terjadi karena kemungkinan ada dana-dana besar yang masuk ke Indonesia. Dalam perjalanannya setiap kali ada big money yang akan masuk dana orang Indonesia, biasanya market kita itu akan merespon dengan cara yang seperti ini,” jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved