Ngeri! Aprindo Ramalkan Dalam 6 Bulan Akan Banyak Ritel Modern Tumbang
Selasa, 25 Mei 2021 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: HERO Group Tutup Seluruh Supermarket Giant pada Akhir Juli 2021
Kedua, insentif dalam kebijakan moneter. Contohnya, penurunan suku bunga. Korporasi ritel dapat diberikan prioritas untuk penurunan suku bunga sesuai dengan yang ditetapkan dalam alokasi pemulihan ekonomi nasional. Ketiga, harmonisasi atau relaksasi dari operasional ritel modern. Dalam hal ini, Roy berharap adanya subsidi gaji bagi para pekerja ritel.
"Adanya subsidi gaji bagi para pekerja ritel khususnya, kepada 65% yang berada di garda terdepan yang ada di toko atau di gerai toko modern," ujarnya.
Selain itu, Roy berharap pemerintah memberikan relaksasi terhadap biaya listrik yang digunakan oleh peritel modern. Sebab, biaya listrik ini menurutnya sangat signifikan bagi operasional ritel modern.
"Relaksasi operasional listrik karena biaya listrik ini sangat signifikan. Saat ini belum ada relasi terhadap operasional listrik ini. Itu yang kami perlukan," tegasnya.
Kedua, insentif dalam kebijakan moneter. Contohnya, penurunan suku bunga. Korporasi ritel dapat diberikan prioritas untuk penurunan suku bunga sesuai dengan yang ditetapkan dalam alokasi pemulihan ekonomi nasional. Ketiga, harmonisasi atau relaksasi dari operasional ritel modern. Dalam hal ini, Roy berharap adanya subsidi gaji bagi para pekerja ritel.
"Adanya subsidi gaji bagi para pekerja ritel khususnya, kepada 65% yang berada di garda terdepan yang ada di toko atau di gerai toko modern," ujarnya.
Selain itu, Roy berharap pemerintah memberikan relaksasi terhadap biaya listrik yang digunakan oleh peritel modern. Sebab, biaya listrik ini menurutnya sangat signifikan bagi operasional ritel modern.
"Relaksasi operasional listrik karena biaya listrik ini sangat signifikan. Saat ini belum ada relasi terhadap operasional listrik ini. Itu yang kami perlukan," tegasnya.
(fai)
Lihat Juga :