Warkop Digital Buka Peluang Usaha Bagi Alumni Prakerja

Rabu, 26 Mei 2021 - 19:14 WIB
loading...
Warkop Digital Buka...
Warung Kopi Digital atau Warkop Digital membuka peluang alumni prakerja untuk membuka kesempatan wirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital dan internet. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Warung Kopi Digital atau Warkop Digital membuka peluang alumni prakerja untuk membuka kesempatan wirausaha dengan memanfaatkan teknologi digital dan internet. Warkop Digital dalah program wirausaha mandiri dengan pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses dan pelayanan informasi serta membangun usaha mikro guna memberikan lapangan pekerjaan.

Menurut Dedi Yudianto, penggagas Warkop Digital, Warkop Digital akan meningkatkan ekonomi digital di desa atau kelurahan dengan fasilitas pusat penjualan produk desa ke internet.

Baca Juga: Komitmen Akselerasi Warkop Digital Demi Wujudkan Desa Digital Desa Wisata

Warkop Digital bukan hanya sebagai pusat bisnis UMKM desa, tetapi juga pembelajaran digital, fasilitas bursa kerja dan usaha kreatif desa, kreatif digital hub, yang semuanya akan dikelola oleh alumni prakerja yang sudah mendapatkan pelatihan dan sertifikat. Alumni prakerja bisa menjadi salah satu dari ratusan keagenan digital yang akan hadir di desa dan keluarhan.

Warkop Digital menyediakan layanan keagenan di antaranya warung usaha kopi, QRIS pembayaran digital, pos online, Payment Point Online Bank (PPOB), usaha pemasaran digital, ruang belajar digital, pelatihan digital, bursa kerja milenial, UMKM digital dan UMI, pasar digital UMKM, logistik & supply chain desa, dan sistem pelacakan produk.

Dengan modal paket Warkop Digital pemula senilai Rp 10 juta, agen mendapatkan paket kopi beserta peralatan lengkap brewing sampai perlengkapan spanduk dan logo. Selain itu, juga disediakan infrastruktur seperti LED TV 24 inch, PC Desktop Intel Core i3, Wi-Fi Home Router, dan infrastruktur lainnya untuk menunjang layanan.

Adapun potensi pendapatan dari PPOB, QRIS, POS online dan keagenan lain, berkisar dari Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta. Dedi Yudianto mengatakan potensi kembali modal diperoleh di bulan ke-5.

Chief Technology Office of Cybers Global Indonesia, Dadan Hermawan mengatakan, semenjak wabah Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, perilaku konsumen untuk berbelanja online mengalami kenaikan sehingga bisnis memerlukan strategi digital marketing selama pandemi.

Sambung Dadan Hermawan memaparkan keuntungan menjadi agen pemasaran digital seperti efisien, jangkauan luas, dan bisa memasarkan lebih dari satu produk atau jasa, dan dengan penghasilan yang tidak terbatas serta mampu bersaing dengan bisnis skala besar.

Peluang pemasaran digital juga bisa dilakukan dengan dropshipping, yakni metode berdagang tanpa harus melakukan persediaan dan barang didapat dari jalinan kerja sama dengan perusahaan lain.

"Tak seperti reseller, Anda tak perlu menyimpan barang sebelum menjualnya lagi. Jadi, tak perlu repot membuat gudang sendiri," kata Dadan.

Dengan metode ini, Warkop Digital tentu sangat efektif untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang lebih luas dan efisien. Inisiatif Warkop Digital juga selaras dengan program pemerintah yang menggerakkan ekonomi Indonesia, salah satunya dengan usaha mikro dan UMKM yang menyerap 97% angkatan kerja.

Baca Juga: Ada Juga Ternyata! Duit Insentif Prakerja Dipakai Buat Bayar Utang

Warkop Digital juga berakselerasi dengan program digitalisasi pemerintah, salah satunya program pemerintah Desa Digital Desa Wisata (DEDI DEWI). Warkop Digital memiliki target untuk mewujudkan kedai Warkop Digital di 8.490 kelurahan dan 74.957 desa dari Sabang sampai Merauka.

Kehadiran Warkop Digital di nusantara akan menyokong kampanye digitalisasi UMKM pemerintah dan berpotensi mewujudkan 10 juta lapangan pekerjaan, terutama untuk membangun ekonomi desa pascapandemi dan memberikan basis ekonomi digital di setiap desa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Transformasi Energi...
Transformasi Energi dan Operasional Berbasis IoT Terus Meluas Lintas Sektor
QRIS Tembus Global,...
QRIS Tembus Global, Industri Pembayaran Digital Masuk Fase Integrasi dan Kolaborasi
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Anak-anak Kian Rentan...
Anak-anak Kian Rentan di Dunia Digital, Pemkot Tangerang Dukung Optimalisasi PP Tunas
Rekomendasi
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Warga Surabaya Antusias...
Warga Surabaya Antusias Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved