Agrosolusi Bela Negeri, Perkuat Ketahanan Pangan Sumsel
Sabtu, 29 Mei 2021 - 09:55 WIB
loading...
Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pusri Palembang senantiasa melaksanakan perubahan dan layanan terbaik bagi stakeholders sebagai salah satu langkah strategis untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan agroindustr i unggul di Asia. Untuk itu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu melaksanakan serangkaian tahapan transformasi bisnis, salah satunya melalui Program Agrosolution bersama PT Pupuk Indonesia.
Melalui Program Agrosolution ini, petani yang terlibat diberikan pendampingan intensif mengenai budi daya tanaman, aplikasi teknologi pertanian mutakhir, akses permodalan dan offtake hasil panen yang dilakukan oleh stakeholder diharapkan dapat membantu petani mencapai hasil yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca juga:Telkom Targetkan Mitratel Bakal Disapih Akhir Kuartal III
Sebagai bentuk keseriusan dan meningkatkan keberhasilan program Agrosolution, Pusri kembali melaksanakan MoU. Kali ini MoU dilaksanakan bersama TNI AD melalui Poskopad Kodam II Sriwijaya dengan membentuk Program Agrosolution Bela Negeri, yang mana sebelumnya MoU tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Pertanian akhir tahun lalu.
MoU ini dilaksanakan pada acara Kick Off Food Estate “Petani Bela Negeri” yang diselenggarakan kemarin (28/5) di Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), yang dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Gubernur Sumsel Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Bupati Banyuasin Askolani, Bupati OKI Iskandar, Bupati OKU Timur Lanosin, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, Jajaran Direksi Pusri, serta Unsur Forkopimda Sumsel.
Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan bahwa Program Agrosolution Bela Negeri ini memiliki tujuan untuk membentuk suatu sistem yang terintegrasi melalui cara menggabung konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan fungsi teritorial yang dimiliki oleh TNI AD.
“Dengan adanya program ini, kami memiliki sebuah sistem terintegrasi yang menyatukan konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan territorial, yang sangat bermanfaat dalam bidang pertanian,” jelas Tri dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (29/5/2021).
Melalui Program Agrosolution ini, petani yang terlibat diberikan pendampingan intensif mengenai budi daya tanaman, aplikasi teknologi pertanian mutakhir, akses permodalan dan offtake hasil panen yang dilakukan oleh stakeholder diharapkan dapat membantu petani mencapai hasil yang optimal serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Baca juga:Telkom Targetkan Mitratel Bakal Disapih Akhir Kuartal III
Sebagai bentuk keseriusan dan meningkatkan keberhasilan program Agrosolution, Pusri kembali melaksanakan MoU. Kali ini MoU dilaksanakan bersama TNI AD melalui Poskopad Kodam II Sriwijaya dengan membentuk Program Agrosolution Bela Negeri, yang mana sebelumnya MoU tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Pertanian akhir tahun lalu.
MoU ini dilaksanakan pada acara Kick Off Food Estate “Petani Bela Negeri” yang diselenggarakan kemarin (28/5) di Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), yang dihadiri oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Gubernur Sumsel Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Bupati Banyuasin Askolani, Bupati OKI Iskandar, Bupati OKU Timur Lanosin, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, Jajaran Direksi Pusri, serta Unsur Forkopimda Sumsel.
Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh mengatakan bahwa Program Agrosolution Bela Negeri ini memiliki tujuan untuk membentuk suatu sistem yang terintegrasi melalui cara menggabung konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan fungsi teritorial yang dimiliki oleh TNI AD.
“Dengan adanya program ini, kami memiliki sebuah sistem terintegrasi yang menyatukan konsep agrosolution dengan fungsi ekonomi dan territorial, yang sangat bermanfaat dalam bidang pertanian,” jelas Tri dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (29/5/2021).
Lihat Juga :