Emiten 'Asal' Thailand Ini Tangguk Untung Rp3,84 Triliun
Senin, 31 Mei 2021 - 09:19 WIB
loading...
A
A
A
Anak ayam usia sehari tercatat Rp2,15 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,77 triliun, dan penjualan lain-lain tercatat Rp1,48 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,56 triliun.
CPIN mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp34,26 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,52 triliun, beban operasi lain juga turun menjadi Rp406,06 miliar dari sebelumnya Rp434,68 miliar. Sementara itu, beban penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp1,28 triliun dari sebelumnya Rp1,20 triliun.
Baca juga:Fahri Hamzah Sebut KPK Pernah Lakukan Malapraktik di Masa Lalu
Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp4,84 triliun, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp1,80 triliun, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp2,32 triliun.
Charoen Pokphand Indonesia mencatatkan liabilitas sebesar Rp7,80 triliun dan ekuitas sebesar Rp23,34 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp31,15 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp29,10 triliun.
CPIN mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp34,26 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp34,52 triliun, beban operasi lain juga turun menjadi Rp406,06 miliar dari sebelumnya Rp434,68 miliar. Sementara itu, beban penjualan mengalami kenaikan menjadi Rp1,28 triliun dari sebelumnya Rp1,20 triliun.
Baca juga:Fahri Hamzah Sebut KPK Pernah Lakukan Malapraktik di Masa Lalu
Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp4,84 triliun, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp1,80 triliun, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp2,32 triliun.
Charoen Pokphand Indonesia mencatatkan liabilitas sebesar Rp7,80 triliun dan ekuitas sebesar Rp23,34 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp31,15 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp29,10 triliun.
(uka)
Lihat Juga :