Di Hadapan DPR, Mendag Lutfi Beberkan Enam 'Sasaran Tembaknya'
Rabu, 02 Juni 2021 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, meningkatkan pasar produk dalam negeri dan indikatornya adalah pertumbuhan subsektor perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor terhadap PDB dengan target, yakni 5,3% daripada PDB. Keempat, mengoptimalkan peranan perdagangan berjangka komoditi sistem resi gudang dan pasar lelang komoditas.
“Indikatornya adalah pertambahan nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi dengan target di tahun 2022 adalah 10%, pertambahan nilai resi gudang yang diterbitkan dengan target tahun 2022 adalah 9%, dan pertumbuhan realisasi transaksi pasar lelang komoditas dengan target tahun 2022 adalah 5%,” ujar Mendag Lutfi.
Baca juga:Menag Heran Mengapa Indonesia Belum Dapat Izin Masuk ke Arab Saudi
Kemudian, kelima adalah meningkatnya pertumbuhan ekspor barang non migas yang bernilai tambah dan jasa. Indikatornya, yaitu neraca perdagangan antara USD10,61 miliar sampai dengan USD11,86 miliar. Ekspor non migas dengan target pertumbuhan pada tahun 2022 sebesar 7,1% sampai dengan 7,64%. Serta, perundingan FTE atau CEPA disepakati setidaknya pada tahun 2022 dengan target 30 kesepakatan.
Lalu, keenam adalah meningkatkan kinerja kementerian perdagangan yang bersih, akuntabel, dan profesional. Indikatornya yakni indeks reformasi birokrasi setidaknya pada tahun 2022 adalah 80.
“Indikatornya adalah pertambahan nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi dengan target di tahun 2022 adalah 10%, pertambahan nilai resi gudang yang diterbitkan dengan target tahun 2022 adalah 9%, dan pertumbuhan realisasi transaksi pasar lelang komoditas dengan target tahun 2022 adalah 5%,” ujar Mendag Lutfi.
Baca juga:Menag Heran Mengapa Indonesia Belum Dapat Izin Masuk ke Arab Saudi
Kemudian, kelima adalah meningkatnya pertumbuhan ekspor barang non migas yang bernilai tambah dan jasa. Indikatornya, yaitu neraca perdagangan antara USD10,61 miliar sampai dengan USD11,86 miliar. Ekspor non migas dengan target pertumbuhan pada tahun 2022 sebesar 7,1% sampai dengan 7,64%. Serta, perundingan FTE atau CEPA disepakati setidaknya pada tahun 2022 dengan target 30 kesepakatan.
Lalu, keenam adalah meningkatkan kinerja kementerian perdagangan yang bersih, akuntabel, dan profesional. Indikatornya yakni indeks reformasi birokrasi setidaknya pada tahun 2022 adalah 80.
(uka)
Lihat Juga :