PMI Manufaktur Cetak Rekor Bikin Tambah Yakin Ekonomi Bisa Tumbuh 7%

Kamis, 03 Juni 2021 - 22:28 WIB
loading...
PMI Manufaktur Cetak...
Peningkatan PMI (Purchasing Managers Index) Manufaktur ke level 55,3 untuk mencatatkan rekor lagi menambah keyakinan bahwa ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7% pada kuartal II tahun 2021. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Peningkatan PMI (Purchasing Manager's Index) Manufaktur ke level 55,3 untuk mencatatkan rekor lagi menambah keyakinan bahwa ekonomi Indonesia bisa tumbuh 7% pada kuartal II tahun 2021. Ekonom Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri menyambut baik peningkatan PMI Manufaktur Indonesia yang bergerak kearah diikuti dengan berbagai indikator.

“Saya kira peningkatan PMI manufaktur dan berbagai indikator ekonomi lainnya termasuk penguatan daya beli masyarakat pasca Lebaran ini bisa mewujudkan proyeksi pemerintah yang akan tumbuh sebesar 7 persen pada triwulan II tahun 2021 ini. Karena dibandingkan pada kuartal I – 2021 kenaikannya di kisaran 4 persen, kondisi selama bulan April dan Mei kemarin menunjukkan pertumbuhan yang cukup pesat,” ungkap Yose.

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Ekspansi 7 Bulan Beruntun

Lebih lanjut, Yose mengatakan bahwa pemerintah perlu memastikan vaksinasi berjalan dengan baik. Pasalnya, daya beli masyarakat dan konsumsi masih belum pulih dikarenakan sektor kesehatan yang masih fluktuatif.

“Penanggulangan kesehatan tentu menjadi kunci pemulihan ekonomi, karena dengan kepercayaan masyarakat dan stimulus yang berikan pemerintah dapat mendorong daya beli dan konsumsi masyarakat. Sehingga pelaksanaan vaksinasi ini harus segera dilakukan agar mencapai herd immunity dan masyarakat yang sudah divaksin perlu disosialisasikan agar tetap patuh pada protokol kesehatan,” terangnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyebutkan, sinyal pemulihan ekonomi sudah semakin menguat di kuartal II-2021. Hal ini tercermin dari berbagai indikator ekonomi yang dipantau pemerintah telah menunjukkan sinyal penguatan dibandingkan kuartal I-2021.

"Pemulihan kepercayaan masyarakat yang mendorong perbaikan permintaan domestik terus direspon positif oleh industri dengan meningkatkan aktivitas produksinya, tercermin dari PMI (Purchasing Manager's Index) Manufaktur yang terus meningkat ke level 55,3 di Mei 2021, naik dari posisi 54,6 pada April 2021, dan mencatat rekor survei tertinggi baru selama tiga bulan berturut-turut," kata Menko Perekonomian ini.

Baca Juga: Menko Airlangga: Momentum Akselerasi Pemulihan Ekonomi Terus Berlanjut

Menko Airlangga mengatakan, berdasarkan data IHS Markit menunjukkan, PMI Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain, yakni berada di atas 50,0 atau di level ekspansi yang menunjukkan perbaikan atau peningkatan dari bulan sebelumnya. Indonesia mencapai yang tertinggi yaitu 55,3 disusul Korea Selatan (53,7), kemudian Vietnam (53,1) dan Jepang (53,0).

PMI Manufaktur Indonesia pada posisi Mei 2021 merupakan yang tertinggi sejak survei pertama kali dilakukan pada April 2011. “Peningkatan PMI Manufaktur Indonesia menunjukkan bahwa sektor industri mulai bangkit, dan ini makin menambah optimisme dan keyakinan akan kenaikan pertumbuhan ekonomi di Triwulan II-2021,” ujar Menko Airlangga.

Berbagai perkembangan positif ini, kata Menko Airlangga, dapat mendukung perekonomian untuk tumbuh di atas 7% (yoy) pada Triwulan II-2021. "Proyeksi ini juga telah mempertimbangkan faktor basis yang rendah pada Triwulan II-2020 lalu (low base effect), juga faktor membaiknya berbagai indikator ekonomi,” ungkap Menko Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Berita Terkini
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Infografis
Moh Salah Cetak Rekor...
Moh Salah Cetak Rekor di Laga Perdana Liga Inggris 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved