Tekan Kerugian, Garuda Indonesia Kembalikan 2 Pesawat Sewaan
Senin, 07 Juni 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, manajemen maskapai pelat merah itu juga terus menjalin komunikasi bersama lessor pesawat lainnya, tentunya dengan mengedepankan aspek legalitas dan compliance yang berlaku.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas mencatat, ada beberapa penyebab utama Garuda Indonesia Tbk di ambang kebangkrutan. Garuda kini terlilit persoalan utang dan kerugian yang terus mendera.
Baca juga: Erick Thohir Buat Lembaga Baru, Ada di Setiap Klaster BUMN
Saat ini utang Garuda Indonesia tercatat USD4,5 miliar atau mendekati Rp70 triliun. Pemegang saham mengakui, maskapai berpotensi bangkrut jika skema restrukturisasi utang yang menjadi opsi tidak disepakati oleh kreditur.
"Memang ada resiko kalau proses restrukturisasi ini kemudian kreditor tidak menyetujui atau akhirnya banyak tuntutan-tuntutan legal terhadap Garuda Indonesia bisa terjadi tidak mencapai kuorum dan akhirnya bisa jadi menuju kebangkrutan. Ini yang kita hindari,” ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, beberapa waktu lalu.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas mencatat, ada beberapa penyebab utama Garuda Indonesia Tbk di ambang kebangkrutan. Garuda kini terlilit persoalan utang dan kerugian yang terus mendera.
Baca juga: Erick Thohir Buat Lembaga Baru, Ada di Setiap Klaster BUMN
Saat ini utang Garuda Indonesia tercatat USD4,5 miliar atau mendekati Rp70 triliun. Pemegang saham mengakui, maskapai berpotensi bangkrut jika skema restrukturisasi utang yang menjadi opsi tidak disepakati oleh kreditur.
"Memang ada resiko kalau proses restrukturisasi ini kemudian kreditor tidak menyetujui atau akhirnya banyak tuntutan-tuntutan legal terhadap Garuda Indonesia bisa terjadi tidak mencapai kuorum dan akhirnya bisa jadi menuju kebangkrutan. Ini yang kita hindari,” ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, beberapa waktu lalu.
(ind)
Lihat Juga :