Hipmi Jaya Gandeng Market Museum Dorong UMKM Ekraf Bangkit Bersama
Senin, 07 Juni 2021 - 17:12 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno (kanan) saat mengunjungi pameran UMKM dan Ekonomi Kreatif yang digelar Hipmi Jaya pada Minggu (6/6/2021). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta Raya (Hipmi Jaya) menggandeng Market Museum, salah satu pelopor pop-up market di Indonesia, dalam upaya membangkitkan kembali usaha di bidang ekonomi kreatif. Kerja sama diwujudkan melalui acara pop-up market yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Mengusung tema “Revive” atau “Bangkit Bersama”, acara yang digelar di Lippo Mall Kemang pada 3-6 Juni 2021, bertujuan mendukung pemulihan ekonomi khususnya ekonomi kreatif dan UMKM di Jakarta.
Sebagaimana diketahui, sejak merebaknya wabah Covid-19, sebagian besar sektor usaha mengalami kerugian, tak terkecuali sektor ekonomi kreatif (ekraf). Hipmi Jaya menyadari bahwa perekonomian ke depan masih sulit sampai meredanya wabah Covid-19. Untuk itu Hipmi Jaya mengajak para anggotanya untuk bangkit dari keterpurukan dengan meningkatkan kreativitas dan inovasi.
Baca juga: Catat! Masuk Indonesia Wajib Karantina 5 Hari, Pengecualian dari India 14 Hari
Adapun acara yang digelar Hipmi Jaya bersama Market Museum melibatkan 54 peserta pameran yang terdiri dari 40 peserta produk fashion dan 15 peserta produk kuliner. Beberapa diantaranya adalah produk dari anggota Hipmi Jaya seperti merek kopi yang telah menembus pasar internasional yaitu Manis Merah, lalu Ini Teh Susu, Bruule, Anaia, Hibi, Solvo, Skin Junkie, dan Esmee.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi pameran tersebut pada Minggu (6/6) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.
"Bahwa anak-anak muda yang tergabung di Hipmi Jaya dan Market Museum sangat peduli terhadap pelaku ekonomi kreatif yang sangat terdampak dari pandemi Covid-19 ini," ucapnya, dikutip Senin (7/6/2021).
Mengusung tema “Revive” atau “Bangkit Bersama”, acara yang digelar di Lippo Mall Kemang pada 3-6 Juni 2021, bertujuan mendukung pemulihan ekonomi khususnya ekonomi kreatif dan UMKM di Jakarta.
Sebagaimana diketahui, sejak merebaknya wabah Covid-19, sebagian besar sektor usaha mengalami kerugian, tak terkecuali sektor ekonomi kreatif (ekraf). Hipmi Jaya menyadari bahwa perekonomian ke depan masih sulit sampai meredanya wabah Covid-19. Untuk itu Hipmi Jaya mengajak para anggotanya untuk bangkit dari keterpurukan dengan meningkatkan kreativitas dan inovasi.
Baca juga: Catat! Masuk Indonesia Wajib Karantina 5 Hari, Pengecualian dari India 14 Hari
Adapun acara yang digelar Hipmi Jaya bersama Market Museum melibatkan 54 peserta pameran yang terdiri dari 40 peserta produk fashion dan 15 peserta produk kuliner. Beberapa diantaranya adalah produk dari anggota Hipmi Jaya seperti merek kopi yang telah menembus pasar internasional yaitu Manis Merah, lalu Ini Teh Susu, Bruule, Anaia, Hibi, Solvo, Skin Junkie, dan Esmee.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi pameran tersebut pada Minggu (6/6) menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.
"Bahwa anak-anak muda yang tergabung di Hipmi Jaya dan Market Museum sangat peduli terhadap pelaku ekonomi kreatif yang sangat terdampak dari pandemi Covid-19 ini," ucapnya, dikutip Senin (7/6/2021).
Lihat Juga :