Dongkrak Kompetensi SDM, Rembuknas BLK Komunitas Dibuka Wapres dan Wakil Ketua DPR
Senin, 07 Juni 2021 - 18:48 WIB
loading...
Menaker Ida Fauziyah menerangkan, Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan BLK Komunitas bentuk komitmen Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi SDM Indonesia melalui pelatihan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin dan Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI) dijadwalkan membuka Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan BLK Komunitas di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Selasa, 8 Juni 2021. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.
"Ini bentuk komitmen Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi SDM Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resminya, Senin (7/6/2021).
Baca Juga: Menaker Ida Wajibkan BLK Komunitas Bersinergi dengan Dunia Industri
Menaker juga berpesan tentang pentingnya mutu program pelatihan ini. Lulusan harus memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja agar mereka mampu terserap industri dan punya kemampuan memadai. Di sisi lain, untuk menjamin manfaat serta keberlangsungan BLK di masing-masing daerah.
Ida juga mendorong pengelola BLK Komunitas bisa memanfaatkan segala sumber daya untuk mendukung program BLK, termasuk merangkul para pemangku kepentingan dari semua kalangan.
"Jadi, jangan sampai BLK mangkrak atau berubah fungsi dari tujuan pendiriannya setelah tidak mendapatkan paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan," katanya.
Direktur Eksekutif Lembaga Riset dan Analisis Kebijakan Publik The Prakarsa Ahmad Maftuchan menilai BLK Komunitas punya peranan strategis dalam memastikan ketersediaan tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan vokasi.
"Ini bentuk komitmen Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi SDM Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas,” kata Menaker Ida Fauziyah dalam keterangan resminya, Senin (7/6/2021).
Baca Juga: Menaker Ida Wajibkan BLK Komunitas Bersinergi dengan Dunia Industri
Menaker juga berpesan tentang pentingnya mutu program pelatihan ini. Lulusan harus memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja agar mereka mampu terserap industri dan punya kemampuan memadai. Di sisi lain, untuk menjamin manfaat serta keberlangsungan BLK di masing-masing daerah.
Ida juga mendorong pengelola BLK Komunitas bisa memanfaatkan segala sumber daya untuk mendukung program BLK, termasuk merangkul para pemangku kepentingan dari semua kalangan.
"Jadi, jangan sampai BLK mangkrak atau berubah fungsi dari tujuan pendiriannya setelah tidak mendapatkan paket pelatihan dari Kementerian Ketenagakerjaan," katanya.
Direktur Eksekutif Lembaga Riset dan Analisis Kebijakan Publik The Prakarsa Ahmad Maftuchan menilai BLK Komunitas punya peranan strategis dalam memastikan ketersediaan tenaga kerja berkualitas melalui pelatihan vokasi.
Lihat Juga :