Work From Bali Jadi Trend Setter, Pariwisata Bali akan Segera Bangkit

Selasa, 08 Juni 2021 - 17:21 WIB
loading...
Work From Bali Jadi...
Ilustrasi. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 mempengaruhi banyak sendi kehidupan, tidak terkecuali bagaimana kita melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk memanfaatkan waktu produktif dan mencari nafkah. Salah satu contohnya adalah work from home (WFH). Dengan bekerja dari rumah, diharapkan setiap individu dapat melaksanakan salah satu protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan. Semua itu dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Belakangan di tengah rasa jenuh yang mulai memuncak, banyak orang yang berinisiatif menggeser lokasi kerja masing-masing dari home to hotel.

Terkini, didorong dengan harga-harga hotel yang lebih kompetitif, banyak orang yang mulai mencari destinasi wisata sebagai tempat untuk bekerja dan berlibur sekaligus. Tujuannya agar pekerjaan dapat dituntaskan, dan quality time bersama keluarga yang hilang selama pandemi, dapat dinikmati kembali.
Atas dasar itulah, dibalut dengan semangat mendorong industri pariwisata tanah air, dimulailah kampanye Work From Bali . Bahkan Work From Bali kini menjadi trend setter, bagi kaum urban yang mendambakan bekerja sekaligus bisa berwisata di salah satu destinasi terbaik dunia. Selain bekerja dengan suasana baru yang tenang, saat Work From Bali bisa jadi momentum untuk Anda refresh dan melepas penat dari ragam hiruk-pikuk Ibu Kota.

Baca Juga: Work From Bali Segera Diluncurkan Bulan Juli Secara Bertahap

Work From Bali merupakan upaya pemerintah dalam mendorong sektor pariwisata di Bali kembali bangkit. Diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) Sandiaga Uno yakin Work From Bali dan pariwisata era baru yang menyasar kepada pola kebiasaan bekerja baru di antaranya digital nomad yang mempunyai daya tarik sangat potensial untuk Bali.

Tercatat berdasarkan data yang dihimpun dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, selama Work From Bali berlangsung pada Kuartal 1 2021 kenaikan kunjungan wisatawan nusantara terjadi dua hingga tiga kali lipat. Jumlah wisatawan nusantara di awal tahun 2021 berkisar 2.500, kini sudah berada di level 7.000 sampai 7.500 wisatawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved