Wow, Potensi Bisnis Bayi Tabung di Indonesia Capai Rp17,5 Triliun per Tahun
Rabu, 09 Juni 2021 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
"Ada sekitar empat ribu pasangan yang berobat ke Malayasia. Kita membayaangkan betapa besarnya devisa yang keluar," jelas Ivan.
Mengutip situs Infertility Aide, sebuah layanan yang sama di Malaysia, tarif program bayi tabung di negeri jiran itu mencapai 18.000 ringgit atau sekitar USD4.372 (Rp62 juta). Jumlah itu belum termasuk obat dan yang lainnya. Ditambah biaya tiket pesawat, akomodasi, dan yang lainnya, tentu angkanya akan semakin membesar.
Baca juga:Luna Maya Perkenalkan Suaminya pada Maia Estianty
Morula sendiri mematok biaya layanan bayi tabungnya antara Rp60 juta hingga Rp70 juta, tergantung jenis layan yang diinginkan pasien. Dari situ, secara kasar Morula bisa mengantongi antara Rp300 miliar hingga Rp350 miliar per tahun.
Nah bayangkan jika ada 250 ribu pasangan yang membutuhkan layanan ini per tahunnya, maka diperkirakan potensi bisnisnya sendiri mencapai Rp15 triliun hingga Rp17,5 triliun per tahun. Wow.
Mengutip situs Infertility Aide, sebuah layanan yang sama di Malaysia, tarif program bayi tabung di negeri jiran itu mencapai 18.000 ringgit atau sekitar USD4.372 (Rp62 juta). Jumlah itu belum termasuk obat dan yang lainnya. Ditambah biaya tiket pesawat, akomodasi, dan yang lainnya, tentu angkanya akan semakin membesar.
Baca juga:Luna Maya Perkenalkan Suaminya pada Maia Estianty
Morula sendiri mematok biaya layanan bayi tabungnya antara Rp60 juta hingga Rp70 juta, tergantung jenis layan yang diinginkan pasien. Dari situ, secara kasar Morula bisa mengantongi antara Rp300 miliar hingga Rp350 miliar per tahun.
Nah bayangkan jika ada 250 ribu pasangan yang membutuhkan layanan ini per tahunnya, maka diperkirakan potensi bisnisnya sendiri mencapai Rp15 triliun hingga Rp17,5 triliun per tahun. Wow.
(uka)
Lihat Juga :