Wow, Potensi Bisnis Bayi Tabung di Indonesia Capai Rp17,5 Triliun per Tahun

Rabu, 09 Juni 2021 - 20:02 WIB
loading...
Wow, Potensi Bisnis...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah moderintas zaman yang kian membuncah, bisnis bayi tabung ternyata punya prospek atau peluang yang menjanjikan. Menurut perhitungan Morula IVF Indonesia, ada sekitar 250 ribu pasangan di Indonesia yang membutuhkan layanan bayi tabung per tahunnya.

Morula--perusahaan yang bergerak di bisnis ini--sendiri baru melayani permintaan sebanyak lima ribu bayi tabung per tahunnya. Jumlah itu didapat dari 10 cabang kliniknya yang tersebar di berbagai daerah.

Baca juga:LPKR Bantu Masyarakat Atasi Masalah Ekonomi Akibat Pandemi

"Pertumbuhannya sebesar 20% hingga 30% per tahun," kata Ivan Rizal Sini, Presiden Direktur Morula IVF Indonesia, saat acara Morula Fertility Fest di Cimanggis, Depok, Rabu (9/6/2021).

Menurut Ivan, jumlah yang ditangani Morula masih kalah jika dibandingkan dengan sejumlah negara di kawasan ASEAN, seperti Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Makanya Morulla menyatakan bahwa pihaknya memiliki perhatian besar soal ini.

"Ke depannya, kita sangat punya intensi yang besar," tambah Ivan.

Menariknya, meski di Indonesia sudah ada pelayanan kebutuhan bayi tabung, tetap saja ada sebagian warga yang memilih mengikuti program pemilikan bayi itu ke luar negeri, salah satunya ke Malaysia. Alhasil, banyak devisa yang harus keluar dari republik ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
DSI Digadang-gadang...
DSI Digadang-gadang Jadi Pengendali Arus Devisa Komoditas Strategis
Kebijakan DHE Siap Berlaku...
Kebijakan DHE Siap Berlaku 1 Juni 2026, Menko Airlangga Matangkan Regulasi dan Mulai Sosialisasi
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Program Bayi Tabung...
Program Bayi Tabung Anak Kedua Citra Kirana Gagal, Sedih namun Ikhlas
Peluncuran Buku The...
Peluncuran Buku The Man Who Said Yes, Mengubah Ketidakpastian Menjadi Kesuksesan
Rekomendasi
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Berita Terkini
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved