Pemerintah Bidik Indeks Inklusif Keuangan Naik Jadi 90% di 2024

Kamis, 10 Juni 2021 - 14:33 WIB
loading...
Pemerintah Bidik Indeks...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan peningkatan Indeks Inklusif Keuangan. Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi inklusif keuangan Indonesia memang menunjukkan peningkatan signifikan.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menuturkan, berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2020, inklusif keuangan dengan indikator kepemilikan account tumbuh signifikan menjadi 61,7 persen.

Sementara itu, dari indikator penggunaan account inklusif keuangan Indonesia, trennya juga terus meningkat dari 59,74 persen pada tahun 2013 menjadi 81,4 persen pada tahun 2020.

Baca juga: BKN Jamin Keadilan dalam Tes CPNS, Segala Kecurangan Bisa Dilaporkan ke Sini

"Secara spesifik bapak Presiden Joko Widodo juga menargetkan bahwa indeks inklusif keuangan dari sisi penggunaan account ini akan meningkat menjadi 90 persen di tahun 2024. Untuk meneruskan hal yang baik ini dan mencapai target di tahun 2024, pemerintah Indonesia telah menerbitkan Perpres tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif di Tahun 2020," ungkapnya dalam video conference “Peluncuran Kemitraan Visa-Alto: Bersama Berdayakan Bangsa” secara virtual, Kamis (10/6/2021).

Dia menambahkan, Strategi Nasional Keuangan Inklusif untuk menghadirkan kondisi dimana masyarakat dapat mengakses berbagai produk dan layanan keuangan serta layanan keuangan formal yang berkualitas tepat waktu, lancar, aman, dan biaya terjangkau.

"Sesuai dengan kebutuhan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, mempercepat penanggulangan kemiskinan, mengoreksi kesenjangan antar individu, serta antar daerah, dan secara umum dapat diharapkan perbaikan kesejahteraan masyarakat," bebernya.

Baca juga: Golkar: Airlangga Tak Punya Musuh & Banyak Teman, Tak Sulit Cari Koalisi 2024

Untuk mencapai hal tersebut, Airlangga menyebut bahwa pemerintah melalui Strategi Nasional Keuangan Inklusif berupaya melakukan berbagai cara, di mana setidaknya terdapat tiga hal di dalamnya.

"Satu, perluasan akses penjangkauan layanan keuangan formal, peningkatan literasi, dan perlindungan konsumen. Kedua, penguatan akses permodalan dan dukungan pengembangan UMKM. Ketiga, peningkatan produk dan layanan keuangan digital serta penguatan integrasi kegiatan ekonomi dan keuangan inklusif melalui layanan keuangan digital," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
THR Lebaran, Bibit.id...
THR Lebaran, Bibit.id Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Wujudkan Mimpi
Indonesia dan Rusia...
Indonesia dan Rusia Teken Agreed Minutes SKB ke-14 untuk Perkuat Kerja Sama Strategis
Prabowo Panggil Menko...
Prabowo Panggil Menko Airlangga, Purbaya, hingga Gubernur BI ke Istana
Menko Airlangga Ungkap...
Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Proyek Jet Tempur KF-21
Rekomendasi
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved