Jadi Sorotan Menko Luhut, Impor Alkes Tinggi Padahal Bisa Diproduksi di Dalam Negeri

Selasa, 15 Juni 2021 - 13:28 WIB
loading...
Jadi Sorotan Menko Luhut,...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus menggencarkan semangat belanja produk dalam negeri melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) . Hal itu dipicu masih rendahnya serapan belanja pemerintah untuk produk-produk yang berasal dari dalam negeri dibandingkan impor .

"Khususnya dalam belanja alat kesehatan (alkes)," ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konfersni pers secara virtual, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: Simak! Jurus Menristek Setop Banjir Impor Alkes

Berdasarkan data belanja alkes melalui e-katalog LKPP periode 1 Mei 2020 sampai 11 Juni 2021, jelas Luhut, total pengadaan barang untuk alkes impor itu lima kali lebih besar dibandingkan pemesanan alkes dari dalam negeri. "Kalau (pemesanan alkes) dari dalam negeri hanya Rp2,9 triliun, maka (pemesanan alkes impor) itu mencapai Rp12,5 triliun," paparnya.

Karena itu, Luhut menegaskan perlunya aksi afirmatif oleh pemerintah guna meningkatkan belanja alkes dalam negeri, hingga minimal sebesar Rp6,5 triliun untuk 5.462 barang di tahun anggaran 2021 ini. "Selain itu, diperlukan juga peningkatan kapasitas produksi alkes dalam negeri," kata Luhut.

Menurut dia, Presiden Jokowi juga sudah memberikan arahan untuk menggunakan lebih banyak lagi produk-produk dalam negeri. Langkahnya antara lain dengan memindahkan atau mengundang investor-investor untuk masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Arab Saudi Pecat Pejabat Masjid Nabawi karena Tunda Salat Subuh 45 Menit

Karenanya, kata Luhut, dua minggu lalu didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dirinya melakukan kunjungan kerja ke Korea Selatan guna menindaklanjuti arahan Presiden tersebut. Hal itu diikuti dengan lawatan serupa ke China setelahnya, dengan didampingi oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono.

Dari dua kunjungan itu, Luhut mengakui bahwa Indonesia masih banyaknya mengimpor berbagai macam alat kesehatan, yang ternyata bisa diproduksi sendiri di dalam negeri. "Kemampuan produksi alat kesehatan kita di dalam negeri sudah memulai langkah bagus. Jadi Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini sudah kita mulai masuk dengan produksi alat kesehatan ini," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Berita Terkini
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved