Realisasi Dana Desa Sulsel Baru Rp892,25 Miliar
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:11 WIB
loading...
Realisasi dana desa di Sulsel hingga minggu ketiga Juni baru mencapai 37,6% dari total Rp2,37 triliun. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, hingga minggu ketiga Juni (15/6), realisasi dana desa di Sulsel baru mencapai angka Rp892,25 miliar atau senilai 37,6% dari pagu sebesar Rp2,37 triliun.
Capaian tersebut mengalami perlambatan -7,75% dari realisasi tahun sebelumnya pada periode yang sama atau secara year on year (yoy) yang dapat mencapai 45,35%. Meski demikian, realisasi dana desa Sulsel masih di atas rata-rata realisasi nasional.
Baca juga:DJPb Sulsel Kawal Pengelolaan Keuangan Pemkab Sidrap
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan , Syaiful mengharapkan adanya upaya dari pemerintah daerah untuk segera mengajukan permintaan penyaluran agar manfaat dana desa dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Saat ini, realisasi dana desa Sulsel telah mencapai 37,6% masih lebih baik dari realisasi nasional yang mencapai 33,87%. Kita berharap di penghujung semester I ini pemerintah kabupaten berkoordinasi dengan desa untuk dapat segera mengajukan permintaan penyaluran dana desa ke KPPN,” katanya, dalam rilisnya, Rabu (16/6).
Dari realisasi dana tersebut kata dia, terdapat lima daerah dengan persentase realisasi dana desa tertinggi, yakni Kabupaten Sidenreng Rappang 47,02% dari pagu dana desa Rp67,71 miliar, dilanjut Kabupaten Bone 45,61%, Bulukumba 42,54%, Gowa 42,48% dan Barru 41,91%.
Dia menjelaskan, salah satu alasan penurunan realisasi karena adanya refocusing dana desa untuk penanganan Covid-19, sehingga APBDesa memerlukan perubahan.
Capaian tersebut mengalami perlambatan -7,75% dari realisasi tahun sebelumnya pada periode yang sama atau secara year on year (yoy) yang dapat mencapai 45,35%. Meski demikian, realisasi dana desa Sulsel masih di atas rata-rata realisasi nasional.
Baca juga:DJPb Sulsel Kawal Pengelolaan Keuangan Pemkab Sidrap
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan , Syaiful mengharapkan adanya upaya dari pemerintah daerah untuk segera mengajukan permintaan penyaluran agar manfaat dana desa dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
“Saat ini, realisasi dana desa Sulsel telah mencapai 37,6% masih lebih baik dari realisasi nasional yang mencapai 33,87%. Kita berharap di penghujung semester I ini pemerintah kabupaten berkoordinasi dengan desa untuk dapat segera mengajukan permintaan penyaluran dana desa ke KPPN,” katanya, dalam rilisnya, Rabu (16/6).
Dari realisasi dana tersebut kata dia, terdapat lima daerah dengan persentase realisasi dana desa tertinggi, yakni Kabupaten Sidenreng Rappang 47,02% dari pagu dana desa Rp67,71 miliar, dilanjut Kabupaten Bone 45,61%, Bulukumba 42,54%, Gowa 42,48% dan Barru 41,91%.
Dia menjelaskan, salah satu alasan penurunan realisasi karena adanya refocusing dana desa untuk penanganan Covid-19, sehingga APBDesa memerlukan perubahan.
Lihat Juga :