Pemerintah Singapura Tarik 18 Merek Produk Hand Sanitizer
Sabtu, 12 Juni 2021 - 06:11 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Di saat pandemi Covid-19 mewabah, kebutuhan akan hand sanitizer di dunia memang tengah melambung. Namun tak semua produk memiliki standar yang ditetapkan di masing-masing negara.
Singapura, misalnya. Negara tetangga itu sangat menekankan tingkat kandungan bahan-bahan yang digunakan dalam sebuah produk hand sanitizer. Makanya, pemerintah negara itu, lewat Singapore's Health Science Authority (HSA), menarik dari pasaran sebanyak 18 merek hand sanitizer yang mengandung asetaldehida dan/atau methanol yang tinggi.
Baca juga:Dicurigai Jadi Mata-mata Rusia, Legistlator Latvia Ditangkap
Penarikan dilakukan pada periode Februari dan April 2021. Menurut sebuah pernyataan, kandungan methanol produk tersebut berada pada tingkat di atas batas farmakope farmasi atau standar baku mutu obat-obatan.
Penarikan tersebut diklasifikasikan di bawah Kelas Dua. Artinya, masalah tersebut kemungkinan tidak akan menyebabkan hasil kesehatan yang merugikan yang serius.
Singapura, misalnya. Negara tetangga itu sangat menekankan tingkat kandungan bahan-bahan yang digunakan dalam sebuah produk hand sanitizer. Makanya, pemerintah negara itu, lewat Singapore's Health Science Authority (HSA), menarik dari pasaran sebanyak 18 merek hand sanitizer yang mengandung asetaldehida dan/atau methanol yang tinggi.
Baca juga:Dicurigai Jadi Mata-mata Rusia, Legistlator Latvia Ditangkap
Penarikan dilakukan pada periode Februari dan April 2021. Menurut sebuah pernyataan, kandungan methanol produk tersebut berada pada tingkat di atas batas farmakope farmasi atau standar baku mutu obat-obatan.
Penarikan tersebut diklasifikasikan di bawah Kelas Dua. Artinya, masalah tersebut kemungkinan tidak akan menyebabkan hasil kesehatan yang merugikan yang serius.
Lihat Juga :