Cerita Besar Bitcoin Tahun Ini, Apakah Mencemari Planet?

Kamis, 17 Juni 2021 - 08:22 WIB
loading...
A A A
Negeri Tirai Bambu -julukan China- menawarkan vektor energi yang beragam mulai dari angin, matahari, dan terutama PLTA di selatan. Jaringan Xinjiang misalnya, 35% didukung oleh angin dan input dari energi matahari.

Jika semua penambang Bitcoin akhirnya meninggalkan China, itu berarti bakal membuat lebih sedikit penambangan bertenaga bahan bakar fosil. Tetapi hal itu juga berarti bahwa pangsa jaringan pertambangan bertenaga energi terbarukan akan turun.

Inilah sebabnya mengapa pertanyaan mampukah penambang migran ini akhirnya bisa membuktikan pentingnya bagi masa depan bitcoin. "Ini adalah cerita terbesar tahun ini untuk bitcoin," kata Carter.

De La Torre selaku vice president of Hong Kong-headquartered mining pool, Poolin mengatakan mereka ingin memperluas operasi menggunakan energi hijau, tren yang sudah bertahun-tahun dilakukan. Dia mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga air umumnya lebih murah daripada bahan bakar fosil di sebagian besar dunia.

"Pertambangan sensitif dengan harga, sehingga biasanya mereka mencari daya dengan biaya terendah dan daya biaya terendah cenderung dari energu terbarukan karena jika Anda membakar bahan bakar fosil ... memiliki biaya ekstraksi, penyempurnaan, dan transportasi," jelas CEO Blockstream Adam Back.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
Bitcoin Tembus USD80.000,...
Bitcoin Tembus USD80.000, Didorong Arus ETF dan Sentimen Global
Bitcoin Rebound Dekati...
Bitcoin Rebound Dekati USD79.500, Momentum Positif di Tengah Gejolak Geopolitik
Perluas Akses Investasi...
Perluas Akses Investasi Crypto di Indonesia, TRIV Group Gandeng Indomaret
Lewati Selat Hormuz...
Lewati Selat Hormuz Wajib Bayar Iran Pakai Bitcoin, Bagaimana Nasib Kapal Tanker RI?
Bitcoin Melaju di Tengah...
Bitcoin Melaju di Tengah Gejolak Timur Tengah, Ungguli Emas dan Saham
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Upbit Indonesia Perkuat...
Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain Lewat Peresmian Web3 Education Center
Prediksi Harga Kripto...
Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Upbit: Investor Tetap Perlu Hati-Hati
Rekomendasi
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved