Garuda dan SKK Migas Peringati Satu Dekade Kerja Sama dengan MoU Baru
Kamis, 17 Juni 2021 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Plt. Deputi Pengendalian Pengadaan, Rudi Satwiko menyambut baik kerja sama sekaligus memperingati satu dekade kemitraan yang telah dijalin bersama Garuda Indonesia. Menurutnya, kemitraan yang telah terjalin sejak tahun 2010 ini tentu menggambarkan komitmen bersama SKK Migas dan Garuda Indonesia dalam upaya menggerakkan roda perekonomian nasional di sektor kegiatan usaha hulu minyak dan gas.
“Sebagai salah satu maskapai dengan penerapan protokol kesehatan terbaik di dunia, kehadiran Garuda Indonesia melalui jaringan konektivitas antardaerah yang semakin luas menjadi pilihan yang tepat sebagai moda transportasi udara bagi para tenaga kerja,” jelas Rudi.
Baca juga:Sosok Adrian Khalif, Pemilik Lagu Khilaf
Rudi menambahkan kerja sama ini menunjukkan komitmen dari SKK Migas untuk mendukung industri dalam negeri melalui penerapan TKDN di sektor penerbangan. Pihaknya berharap kontribusi industri hulu migas melalui TKDN akan menjaga kelangsungan industri nasional menghadapi situasi perekonomian yang sulit, untuk terus bertahan dan membangun daya saing yang lebih kuat untuk mendukung pencapaian visi 2030 yaitu produksi minyak 1 juta barrel dan gas 12 BSCFD.
Sementara, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi menambahkan dengan masih terbukanya potensi jasa angkutan udara di berbagai wilayah eksplorasi hulu minyak dan gas, kemitraan yang telah dijalin bersama Garuda Indonesia dapat dikembangkan lebih jauh. Ke depan, ruang lingkup kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mencakup penyediaan jasa angkutan udara penumpang, namun juga penyediaan layanan jasa kargo dan charter sejalan dengan tingginya kebutuhan layanan transportasi udara oleh para kontraktor dan sub-kontraktor guna memperbesar potensi yang ada.
“Sebagai salah satu maskapai dengan penerapan protokol kesehatan terbaik di dunia, kehadiran Garuda Indonesia melalui jaringan konektivitas antardaerah yang semakin luas menjadi pilihan yang tepat sebagai moda transportasi udara bagi para tenaga kerja,” jelas Rudi.
Baca juga:Sosok Adrian Khalif, Pemilik Lagu Khilaf
Rudi menambahkan kerja sama ini menunjukkan komitmen dari SKK Migas untuk mendukung industri dalam negeri melalui penerapan TKDN di sektor penerbangan. Pihaknya berharap kontribusi industri hulu migas melalui TKDN akan menjaga kelangsungan industri nasional menghadapi situasi perekonomian yang sulit, untuk terus bertahan dan membangun daya saing yang lebih kuat untuk mendukung pencapaian visi 2030 yaitu produksi minyak 1 juta barrel dan gas 12 BSCFD.
Sementara, Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai dan Analisis Biaya SKK Migas, Erwin Suryadi menambahkan dengan masih terbukanya potensi jasa angkutan udara di berbagai wilayah eksplorasi hulu minyak dan gas, kemitraan yang telah dijalin bersama Garuda Indonesia dapat dikembangkan lebih jauh. Ke depan, ruang lingkup kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mencakup penyediaan jasa angkutan udara penumpang, namun juga penyediaan layanan jasa kargo dan charter sejalan dengan tingginya kebutuhan layanan transportasi udara oleh para kontraktor dan sub-kontraktor guna memperbesar potensi yang ada.
(uka)
Lihat Juga :