Pertamina Siap Operasikan 12 Tangki BBM Baru di Wilayah Indonesia Timur
Jum'at, 18 Juni 2021 - 18:11 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga sebagai Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) siap mengoperasikan 12 tangki atau storage bahan bakar minyak (BBM) dan LPG baru di wilayah Indonesia Timur.
“Kami akan memastikan 12 titik storage BBM di Indonesia timur ini sudah siap untuk dioperasikan dan dapat melayani kebutuhan masyarakat. Dengan adanya storage atau tangki ini, kami harapkan ketahanan energi di wilayah tersebut akan makin terjaga dan kebutuhan energi masyarakat dapat kami penuhi dengan baik,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno dalam siaran persnya, Jumat (18/6).
Baca juga:Perkuat Integrasi Operasional, Satgas RAFI 2021 Pertamina Sukses Layani Energi di Masa Ramadhan & Idulfitri
12 storage tersebut terletak di Badas (NTB), Parepare (Sulsel), Ternate (Malut), Masohi (Maluku), Bula (Maluku), Dobo (Maluku), Labuha (Maluku), Saumlaki (Maluku), Wayame (Maluku), Namlea (Maluku), Nabire (Papua), Merauke (Papua). Kapasitasnya beragam, antara 500 kilo liter (KL) hingga 20.000 KL, tergantung proyeksi kebutuhan energi di wilayah tersebut.
“Pembangunan storage baru ini adalah bagian dari peningkatan kualitas layanan yang dapat Pertamina berikan kepada masyarakat. Pertamina dapat memanfaatkan kehadiran storage ini untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, ini adalah bentuk penguatan rantai distribusi energi kami diseluruh negeri,” beber Putut.
Baca juga:Pertamina Group Buka Lowongan BPS 2021 untuk Fresh Graduate
Selain 12 titik storage BBM tersebut, Putut turut menyampaikan bahwa Pertamina juga terus menyiapkan pembangunan storage BBM maupun LPG di wilayah Indonesia timur lainnya.
Saat ini, yang direncanakan adalah pembangunan storage BBM di Maumere dan Waingapu, NTT, dan storage LPG yang akan dibangun di Bima (NTB), Tenau Kupang (NTT), Wayame (Maluku), dan Jayapura (Papua).
“Kami harap titik storage BBM dan LPG yang masih dalam proses ini bisa segera diselesaikan, demi memperkuat ketahanan energi nasional, serta memudahkan akses energi bagi saudara kita,” pungkas Putut.
Baca juga:Mirroring Kontrak Capai 95 Persen, Pertamina Terus Lakukan Persiapan Alih Kelola Blok Rokan
Dikonfirmasi terpisah, Unit Manager Comm, Rel & CSR Laode Syarifuddin Mursali mengatakan pembangunan tangki Fuel Terminal Parepare berkapasitas 2.500 kilo liter. Tangki ini untuk menambah ketahanan energi di wilayah Sulawesi bagian barat.
“Kota Parepare merupakan kota transit penghubung antar daerah yang tentunya memerlukan ketahanan energi yang lebih tinggi dalam menunjang pembangunan kotanya.” tutur Laode.
“Kami akan memastikan 12 titik storage BBM di Indonesia timur ini sudah siap untuk dioperasikan dan dapat melayani kebutuhan masyarakat. Dengan adanya storage atau tangki ini, kami harapkan ketahanan energi di wilayah tersebut akan makin terjaga dan kebutuhan energi masyarakat dapat kami penuhi dengan baik,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero), Putut Andriatno dalam siaran persnya, Jumat (18/6).
Baca juga:Perkuat Integrasi Operasional, Satgas RAFI 2021 Pertamina Sukses Layani Energi di Masa Ramadhan & Idulfitri
12 storage tersebut terletak di Badas (NTB), Parepare (Sulsel), Ternate (Malut), Masohi (Maluku), Bula (Maluku), Dobo (Maluku), Labuha (Maluku), Saumlaki (Maluku), Wayame (Maluku), Namlea (Maluku), Nabire (Papua), Merauke (Papua). Kapasitasnya beragam, antara 500 kilo liter (KL) hingga 20.000 KL, tergantung proyeksi kebutuhan energi di wilayah tersebut.
“Pembangunan storage baru ini adalah bagian dari peningkatan kualitas layanan yang dapat Pertamina berikan kepada masyarakat. Pertamina dapat memanfaatkan kehadiran storage ini untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, ini adalah bentuk penguatan rantai distribusi energi kami diseluruh negeri,” beber Putut.
Baca juga:Pertamina Group Buka Lowongan BPS 2021 untuk Fresh Graduate
Selain 12 titik storage BBM tersebut, Putut turut menyampaikan bahwa Pertamina juga terus menyiapkan pembangunan storage BBM maupun LPG di wilayah Indonesia timur lainnya.
Saat ini, yang direncanakan adalah pembangunan storage BBM di Maumere dan Waingapu, NTT, dan storage LPG yang akan dibangun di Bima (NTB), Tenau Kupang (NTT), Wayame (Maluku), dan Jayapura (Papua).
“Kami harap titik storage BBM dan LPG yang masih dalam proses ini bisa segera diselesaikan, demi memperkuat ketahanan energi nasional, serta memudahkan akses energi bagi saudara kita,” pungkas Putut.
Baca juga:Mirroring Kontrak Capai 95 Persen, Pertamina Terus Lakukan Persiapan Alih Kelola Blok Rokan
Dikonfirmasi terpisah, Unit Manager Comm, Rel & CSR Laode Syarifuddin Mursali mengatakan pembangunan tangki Fuel Terminal Parepare berkapasitas 2.500 kilo liter. Tangki ini untuk menambah ketahanan energi di wilayah Sulawesi bagian barat.
“Kota Parepare merupakan kota transit penghubung antar daerah yang tentunya memerlukan ketahanan energi yang lebih tinggi dalam menunjang pembangunan kotanya.” tutur Laode.
(luq)
Lihat Juga :