Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi

Jum'at, 18 Juni 2021 - 19:49 WIB
loading...
Dipicu Lonjakan Kasus...
IHSG berpeluang terkonsolidasi. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi II perdagangan hari ini melemah 1,01% ke level 6.007. Analis mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 membuat indeks cenderung terkonsilidasi pada beberapa pekan terakhir.

“Turunnya IHSG hari ini disebabkan lonjakan Covid-19 yang mencapai 12.600 kasus. Sehingga memberikan kekhawatiran para pelaku pasar untuk melakukan aksi jual di pasar saham,” ujar Research Analyst Pacific Capital Investment, Nengsih Limbong, pada Market Review di IDX Channel, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Seharian Berkubang di Zona Merah, IHSG Akhirnya Terperosok ke Level 6.007

Secara statistik, kenaikan kasus Covid-19 sudah berlangsung selama lima pekan terakhir. Sehingga, dampak secara signifikan IHSG terjadi pada hari ini. Dia menjelaskan, pada awal Juni IHSG cenderung bullish. Data ekonomi yang keluar di awal hingga pertengahan Juni memberikan optimisme kepada para pelaku pasar untuk investasi di aset berisiko seperti saham.

Sementara itu, terkait kabar dari Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed yang diprediksi akan menaikkan suku bunga pada 2023, Nengsih menilai tidak akan berdampak signifikan terhadap IHSG mengingat realisasi kenaikan suku bunga The Fed masih cukup jauh.

Baca juga: 'Tebak-Tebak Buah Manggis' Kebijakan The Fed

Nengsih menambahkan, akibat lonjakan Covid-19, support IHSG terdekat berada di level 5.972, sementara resistance terdekat di level 6.075. Oleh sebab itu, dia menyarankan untuk melakukan scalping trading di tengah minimnya sentimen positif.

“Meskipun sebenarnya data ekonomi menunjukkan pemulihan, namun di tengah kenaikan kasus Covid-19, tampaknya kenaikan IHSG masih belum terbatas,” tutupnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved