Temui Alumni Prakerja, Airlangga Apresiasi Adopsi Digital Usaha Kecil di Masa Pandemi
Sabtu, 19 Juni 2021 - 16:51 WIB
loading...
Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (dua kanan) saat berbincang dengan alumni kartu prakerja di Yogyakarta. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional hari ini mengunjungi alumni Program Kartu Prakerja sekaligus membagikan masker.
Selain menerapkan beberapa kebijakan, pemerintah menginisiasi Program Kartu Prakerja sebagai salah satu upaya memulihkan ekonomi nasional melalui peningkatan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja Indonesia sekaligus untuk mendorong kewirausahaan di masa pandemi.
Dalam rangkaian kegiatan temu alumni Kartu Prakerja yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jawa Tengah, Menko Airlangga bertolak ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk bertemu salah satu alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 6, Abdul Jalal.
Manfaat dan modal yang didapat dari mengikuti Program Kartu Prakerja digunakan Jalal untuk membangun sebuah usaha kuliner bernama “Martabak Move On”. Ide nama usahanya itu muncul dari pengalaman patah hati yang justri menginspirasi dan memacu semangat Jalal dalam membangun usaha kuliner.
Baca juga: Ikut Prakerja, Mantan Driver Ojol Wanita Ini Kini Punya 3 Usaha
“Sebenarnya yang paling penting dari Program Kartu Prakerja bukan insentifnya, tapi ilmunya. Hanya karena belajar cara mengocok telur dengan benar, sekarang martabak saya jadi lebih enak," ujarnya, Sabtu (19/6/2021).
Sebelum mengikuti Program Kartu Prakerja, Jalal memang mengaku sudah menjalankan usaha kuliner. Namun, usaha tersebut belum terlalu berhasil. Lantaran membutuhkan tambahan pengetahuan dalam berjualan dan mengolah makanan, Jalal memutuskan untuk mengikuti Program Kartu Prakerja. Pelatihan yang diambil adalah “Membuat Banana Coco Roll” dan “Sukses Jual Beli Marketing di Media Sosial”.
Selain menerapkan beberapa kebijakan, pemerintah menginisiasi Program Kartu Prakerja sebagai salah satu upaya memulihkan ekonomi nasional melalui peningkatan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja Indonesia sekaligus untuk mendorong kewirausahaan di masa pandemi.
Dalam rangkaian kegiatan temu alumni Kartu Prakerja yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jawa Tengah, Menko Airlangga bertolak ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk bertemu salah satu alumni Program Kartu Prakerja Gelombang 6, Abdul Jalal.
Manfaat dan modal yang didapat dari mengikuti Program Kartu Prakerja digunakan Jalal untuk membangun sebuah usaha kuliner bernama “Martabak Move On”. Ide nama usahanya itu muncul dari pengalaman patah hati yang justri menginspirasi dan memacu semangat Jalal dalam membangun usaha kuliner.
Baca juga: Ikut Prakerja, Mantan Driver Ojol Wanita Ini Kini Punya 3 Usaha
“Sebenarnya yang paling penting dari Program Kartu Prakerja bukan insentifnya, tapi ilmunya. Hanya karena belajar cara mengocok telur dengan benar, sekarang martabak saya jadi lebih enak," ujarnya, Sabtu (19/6/2021).
Sebelum mengikuti Program Kartu Prakerja, Jalal memang mengaku sudah menjalankan usaha kuliner. Namun, usaha tersebut belum terlalu berhasil. Lantaran membutuhkan tambahan pengetahuan dalam berjualan dan mengolah makanan, Jalal memutuskan untuk mengikuti Program Kartu Prakerja. Pelatihan yang diambil adalah “Membuat Banana Coco Roll” dan “Sukses Jual Beli Marketing di Media Sosial”.
Lihat Juga :