Ojo Ngamuk Sik! Ini Lho Alasan Luhut Kenapa RI Banjir TKA China
Selasa, 22 Juni 2021 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
Selain minta dibangun Politeknik untuk masyarakat lokal, Menko Luhut juga meminta kepada Vice President PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Kevin He untuk memperhatikan aspek lingkungan. "Saya minta juga kepada Kevin agar lingkungan dijaga sehingga lebih bersih, seperti air pengeluaran dari power plan PLTU agar diperiksa sehingga clean," urainya.
Baca Juga: Duh Gawat! Varian Delta Bisa Picu Gelombang 2 Covid-19 di Indonesia
Tak ketinggalan, dia juga minta agar PT IWIP melakukan penanaman mangrove di sekitar kawasan seperti di Kawasan Industri Morowali . "Saya minta juga Pemda bisa terlibat dalam penanaman (mangrove) tersebut," pintanya.
Terakhir, Menko Luhut mengingatkan kepada PT IWIP untuk mengonsumsi kebutuhan industri dari pengusaha lokal seperti seperti telur ayam dan sebagainya. "Saya kira investasi disini akan terus meningkat dan rakyat disini juga harus bisa menikmati," pungkasnya.
Sebagai informasi, selama 2.5 tahun sejak dilakukan peletakan batu pertama, investasi yang digelontorkan oleh gabungan investor Tiongkok (Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi) senilai kurang lebih USD 5 miliar dan akan terus bertambah hingga USD11 miliar.
Baca Juga: Duh Gawat! Varian Delta Bisa Picu Gelombang 2 Covid-19 di Indonesia
Tak ketinggalan, dia juga minta agar PT IWIP melakukan penanaman mangrove di sekitar kawasan seperti di Kawasan Industri Morowali . "Saya minta juga Pemda bisa terlibat dalam penanaman (mangrove) tersebut," pintanya.
Terakhir, Menko Luhut mengingatkan kepada PT IWIP untuk mengonsumsi kebutuhan industri dari pengusaha lokal seperti seperti telur ayam dan sebagainya. "Saya kira investasi disini akan terus meningkat dan rakyat disini juga harus bisa menikmati," pungkasnya.
Sebagai informasi, selama 2.5 tahun sejak dilakukan peletakan batu pertama, investasi yang digelontorkan oleh gabungan investor Tiongkok (Tsingshan, Huayou, dan Zhenshi) senilai kurang lebih USD 5 miliar dan akan terus bertambah hingga USD11 miliar.
(nng)
Lihat Juga :