Wow! Ratusan Ribu Orang Tolak Orang Terkaya Dunia Ini Balik ke Bumi
Selasa, 29 Juni 2021 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Sejak mendirikan Blue Origin pada tahun 2000, perusahaan Venture Space Capital memperkirakan Bezos telah menggelontorkan lebih dari USD7,5 miliar ke perusahaan dirgantaraannya. Kembali pada tahun 2017, Bezos mengatakan dia menjual sekitar USD1 miliar saham Amazon per tahun untuk diinvestasikan di Blue Origin.
Baca Juga: Jeff Bezos Bakal Jadi Penumpang Pertama Roket Buatannya ke Luar Angkasa
Geiger juga menyebut Elon Musk, Warren Buffet, Bill Gates, dan kelompok miliarder yang lain, seperti CEO Amazon, berlomba untuk melakukan perjalanan mereka sendiri ke luar angkasa. “Kompetisi pengembaraan luar angkasa miliarder baru-baru ini adalah tamparan bagi orang-orang kelas pekerja yang berjuang dari gaji ke gaji hanya untuk bertahan hidup,” tulisnya dalam satu pembaruan petisi.
Dalam email ke Forbes, Geiger menulis bahwa dia tidak pernah menyangka petisi itu akan menjadi begitu populer. "Niat tulus saya adalah menggunakan humor untuk bersimpati dan membantu mengurangi ketakutan eksistensial di antara rekan-rekan saya," tulisnya, "Tetapi saya akan memanfaatkan kesempatan untuk berbicara tentang masalah utama ketidaksetaraan ekonomi dan hak asasi manusia ini,” ucap Geiger
Baca Juga: Jeff Bezos Bakal Jadi Penumpang Pertama Roket Buatannya ke Luar Angkasa
Geiger juga menyebut Elon Musk, Warren Buffet, Bill Gates, dan kelompok miliarder yang lain, seperti CEO Amazon, berlomba untuk melakukan perjalanan mereka sendiri ke luar angkasa. “Kompetisi pengembaraan luar angkasa miliarder baru-baru ini adalah tamparan bagi orang-orang kelas pekerja yang berjuang dari gaji ke gaji hanya untuk bertahan hidup,” tulisnya dalam satu pembaruan petisi.
Dalam email ke Forbes, Geiger menulis bahwa dia tidak pernah menyangka petisi itu akan menjadi begitu populer. "Niat tulus saya adalah menggunakan humor untuk bersimpati dan membantu mengurangi ketakutan eksistensial di antara rekan-rekan saya," tulisnya, "Tetapi saya akan memanfaatkan kesempatan untuk berbicara tentang masalah utama ketidaksetaraan ekonomi dan hak asasi manusia ini,” ucap Geiger
(nng)
Lihat Juga :