Satgas Pangan Lakukan 17 Kali Penindakan Distributor Gula 'Nakal'
Selasa, 26 Mei 2020 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Sambung dia, Satgas Pangan Polri mengutamakan kebutuhan masyarakat akan gula terpenuhi lebih dahulu. "Sementara selama pandemi ini kami mengutamakan agar masyarakat dulu mendapatkan haknya. Jangan terganggu dengan tindakan ini," jelas Daniel.
Namun, dia memastikan Satgas Pangan Polri akan memberikan tindakan dan tegas bagi para distributor 'nakal' usai pandemi Corona. "Setelah pandemi ini kami akan melakukan tindakan tegas," katanya.
Menurut Daniel, dengan seluruh upaya pemerintah mengguyur gula ke pasar-pasar, seharusnya harga gula sudah turun. Namun, dia menemukan harga gula, seperti halnya di Pasar Induk Bekasi, masih tembus Rp18.000/kg.
"Kalau harga gula, pemerintah sedang berusaha semaksimal mungkin agar harga gula ini bisa terus dijaga. Tadi kita cek ada Rp17.000-18.000/kg. Sekarang dilakukan operasi pasar untuk mengerek turun harga ini. Seyogyanya memang harus turun," pungkasnya.
Namun, dia memastikan Satgas Pangan Polri akan memberikan tindakan dan tegas bagi para distributor 'nakal' usai pandemi Corona. "Setelah pandemi ini kami akan melakukan tindakan tegas," katanya.
Menurut Daniel, dengan seluruh upaya pemerintah mengguyur gula ke pasar-pasar, seharusnya harga gula sudah turun. Namun, dia menemukan harga gula, seperti halnya di Pasar Induk Bekasi, masih tembus Rp18.000/kg.
"Kalau harga gula, pemerintah sedang berusaha semaksimal mungkin agar harga gula ini bisa terus dijaga. Tadi kita cek ada Rp17.000-18.000/kg. Sekarang dilakukan operasi pasar untuk mengerek turun harga ini. Seyogyanya memang harus turun," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :