Jelang PPKM Darurat, Rupiah Merunduk ke Level Rp14.500
Rabu, 30 Juni 2021 - 18:52 WIB
loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Rupiah ditutup melemah tipis 15 poin atas dolar Amerika Serikat (AS) di level Rp14.500 pada perdagangan sore ini. Melemahnya mata uang Indonesia dipicu oleh kejelasan dari kebijakan PPKM Darurat yang kabarnya akan dilakukan pada 2-20 Juli 2021.
“Sebelumnya sempat bereda isu Jakarta akan dikarantina atau lockdown. Tetapi kemungkinan hal tersebut tidak akan terjadi, yang dilakukan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat,” ujar Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi dalam rilis hariannya, Rabu (30/6/2021).
Ibrahim menerangkan dalam PPKM Mikro Darurat, restoran dan warung makan sejenisnya hanya bisa menerima pesanan take away, tetapi kabar terbaru menyebutkan boleh makan di tempat atau dine in dengan kapasitas 25% dan buka hingga pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Skenario PPKM Darurat Jawa-Bali: Penutupan Restoran dan Mal Tergantung Presiden Jokowi
“Kebijakan PPKM Darurat membuat dunia usaha (pengusaha) menjerit dan mengeluh karena biaya operasional tidak akan tertutup oleh pendapatan kalau hanya boleh beroperasi hingga pukul 17.00. Dari pada terus merugi, lebih baik tutup dulu,” ucapnya.
Dia menyampaikan, efisiensi besar-besaran harus dilakukan dunia usaha agar bisa bertahan hidup. Salah satunya adalah dengan merumahkan, memangkas upah, atau bahkan menjatuhkan vonis Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan. “Apalagi sektor perdagangan serta akomodasi makan-minum adalah sektor usaha yang banyak menyerap tenaga kerja,” tuturnya.
Lebih lanjut Ibrahim mengatakan per Februari 2021, sektor perdagangan menyerap 19,2% dari total angkatan kerja sementara akomodasi makan-minum adalah 6,99%.
Baca juga: Said Iqbal Sebut Jika Covid19 Gak Kelar, PHK Buruh Ritel Menunggu Waktu
Dengan diberlakukannya PPKM Darurat maka konsumsi masyarakat dan investasi akan kembali stagnan dan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga yang kemungkinan terjadi kontraksi lebih dalam lagi dari kuartal ketiga tahun sebelumnya (YoY).
Dapun untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan akan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp14.490-Rp14.550 per dolar AS.
“Sebelumnya sempat bereda isu Jakarta akan dikarantina atau lockdown. Tetapi kemungkinan hal tersebut tidak akan terjadi, yang dilakukan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat,” ujar Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi dalam rilis hariannya, Rabu (30/6/2021).
Ibrahim menerangkan dalam PPKM Mikro Darurat, restoran dan warung makan sejenisnya hanya bisa menerima pesanan take away, tetapi kabar terbaru menyebutkan boleh makan di tempat atau dine in dengan kapasitas 25% dan buka hingga pukul 17.00 WIB.
Baca juga: Skenario PPKM Darurat Jawa-Bali: Penutupan Restoran dan Mal Tergantung Presiden Jokowi
“Kebijakan PPKM Darurat membuat dunia usaha (pengusaha) menjerit dan mengeluh karena biaya operasional tidak akan tertutup oleh pendapatan kalau hanya boleh beroperasi hingga pukul 17.00. Dari pada terus merugi, lebih baik tutup dulu,” ucapnya.
Dia menyampaikan, efisiensi besar-besaran harus dilakukan dunia usaha agar bisa bertahan hidup. Salah satunya adalah dengan merumahkan, memangkas upah, atau bahkan menjatuhkan vonis Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan. “Apalagi sektor perdagangan serta akomodasi makan-minum adalah sektor usaha yang banyak menyerap tenaga kerja,” tuturnya.
Lebih lanjut Ibrahim mengatakan per Februari 2021, sektor perdagangan menyerap 19,2% dari total angkatan kerja sementara akomodasi makan-minum adalah 6,99%.
Baca juga: Said Iqbal Sebut Jika Covid19 Gak Kelar, PHK Buruh Ritel Menunggu Waktu
Dengan diberlakukannya PPKM Darurat maka konsumsi masyarakat dan investasi akan kembali stagnan dan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga yang kemungkinan terjadi kontraksi lebih dalam lagi dari kuartal ketiga tahun sebelumnya (YoY).
Dapun untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan akan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah pada rentang Rp14.490-Rp14.550 per dolar AS.
(ind)
Lihat Juga :