Mengubah Nasib, Bisnis Wedding Organizer Harus Beralih ke Digital

Kamis, 01 Juli 2021 - 22:21 WIB
loading...
Mengubah Nasib, Bisnis...
WeddingMarket menggelar diskusi bertajuk industri pernikahan bangkit di tengah pandemi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang mewabah sejak tahun lalu memberikan dampak yang sangat luar bagi para pelaku bisnis di Indonesia. Salah satu yang paling terdampak adalah bisnis yang berkaitan dengan kehadiran orang banyak seperti industri pameran, event, dan tak terkecuali industri jasa pernikahan atau wedding organizer.

Baca Juga: Dikritik PPKM Darurat Bikin Ekonomi Lumpuh, Luhut: Datangi Saya, Jangan Bikin Hoaks!

Dengan larangan berkumpul dan menyelenggarakan kegiatan, banyak bisnis yang tidak bisa beroperasi sama sekali hingga menyebabkan gulung tikar. Dalam industri pernikahan, semua sektor terkena dampaknya mulai dari penyedia venue, dekorasi, sampai vendor penyedia undangan pernikahan.
Sejumlah vendor pun banyak yang sudah gulung tikar dan sebagian lainnya mengaku beralih profesi sementara dan meninggalkan model bisnis lamanya. Meski telah setahun berjalan, kondisi pandemi tidak kunjung selesai. Namun, bukan berarti tidak ada harapan. Perlahan-lahan harapan muncul bagi para pelaku bisnis di industri pernikahan seiring diperbolehkannya kembali acara pernikahan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Guna mengatasi persoalan di industri pernikahan akibat pandemi, WeddingMarket sebagai media seputar pernikahan mengajak para pelaku bisnis untuk kembali meramaikan pasar industri. Menggaet para asosiasi pernikahan mulai dari Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia, hingga Himpunan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia, WeddingMarket berkomitmen untuk berkontribusi pada industri pernikahan. "Kita harus bisa berkontribusi untuk para vendor pernikahan di kondisi seperti ini," kata CEO WeddingMarket Melvino, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: PPKM Darurat, Bantuan Listrik Gratis Bakal Disebar Lagi

Menurutnya beralih dari pemasaran konvensional ke digital sebagai salah satu cara untuk beradaptasi di tengah pandemi. Para pelaku bisnis harus bisa mengikuti seperti apa tren yang sedang terjadi di masyarakat secara daring karena rata-rata masyarakat tetap membatasi kegiatan mereka dengan melakukan aktifitas melalui online. "Kita pun juga harus memahami ini dan membawa solusi bagi para calon pengantin. Sebab itu, dalam membantu para vendor beralih ke pemasaran digital, WeddingMarket menyediakan platform marketplace untuk para vendor bertemu dengan ribuan calon pengantin setiap harinya," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kepabeanan, 1.600 Pengguna Jasa Ikuti Sosialisasi Dokap Online Bea Cukai Priok
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Rekomendasi
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved