HT Beberkan Strategi Kembangkan Bank Digital MNC Group

Jum'at, 02 Juli 2021 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Namun, para saingannya pun mendekat dengan cepat. Penyedia "aplikasi super" Indonesia, Gojek, mengumumkan investasi di Bank Jago di bawah kemitraan modal menjelang akhir tahun 2020.

Mereka juga mengumumkan mergernya dengan raksasa e-commerce Tokopedia pada bulan Mei dan berencana untuk menawarkan berbagai layanan, termasuk perbankan, di platform aplikasinya. Perusahaan ride-hailing Grab dan e-retailer Sea, keduanya berbasis di Singapura, diyakini juga merencanakan terjun ke lapangan.

Dan pada hari Jumat, BCA Digital, anak perusahaan bank digital dari pemberi pinjaman swasta terbesar di Indonesia, Bank Central Asia, meluncurkan platform mobile banking 'blu' di Google Play Store, menargetkan ratusan ribu pelanggan baru tahun ini dari kalangan remaja.

Mempertimbangkan industri yang semakin padat, Gary Hanniffy, direktur bank di Asia Pasifik untuk lembaga pemeringkat kredit Fitch Ratings, mengatakan pemberi pinjaman digital Indonesia dapat menikmati margin yang sehat dari biaya tetap yang lebih rendah tanpa adanya jaringan cabang fisik, serta hasil tinggi yang dibayarkan oleh peminjam di segmen yang kurang terlayani "dengan sedikit atau tanpa riwayat kredit" atau jaminan untuk ditawarkan sebagai jaminan terhadap pinjaman.

"Namun, kami percaya keberhasilan akhir dari pemberi pinjaman digital dalam mencapai dan mempertahankan profitabilitas akan sangat bergantung pada kemampuan mereka untuk mencapai skala yang memadai dan secara efektif mengelola risiko kredit di segmen yang sebagian besar telah dihindari oleh bank tradisional karena tingginya risiko gagal bayar," kata Hanniffy kepada Nikkei Asia. "Kelangsungan model bisnis pemberi pinjaman digital yang sebagian besar belum teruji, tetap tidak pasti untuk saat ini," tambahnya.

Hary Tanoesoedibjo tetap bersikap bullish pada prospek MNC. "Karena perusahaan ride-hailing seperti Gojek hadir di kota-kota besar, di mana mereka tidak mencakup segmen yang tidak memiliki rekening bank," kata Hary. "Hal yang baik tentang grup kami, kami menjangkau semua orang di negara ini," lanjutnya.

Oleh karena itu, Hary Tanoesoedibjo sangat yakin MNC dapat memimpin perbankan digital di Indonesia dalam hal jumlah rekening, karena dapat menembus populasi unbanked yang belum tersentuh di daerah seperti Papua, Maluku, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Rekomendasi
Delpedro Marhaen Hadiri...
Delpedro Marhaen Hadiri Sidang Vonis Nadiem Makarim
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved