Mau Bangun Lumbung Pangan Hortikultura di Jawa, Pemerintah Harus Perhatikan Ini
Jum'at, 02 Juli 2021 - 21:25 WIB
loading...
Bawang merah menjadi komoditas hortikultura yang memberikan kontribusi terhadap inflasi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Wacana pemerintah membentuk lumbung pangan atau food estate berbasis hortikultura di pulau Jawa dapat membantu meningkatkan ketersediaan produk hortikultura dalam negeri termasuk bawang merah.
Pengamat Pangan IPB, Sahara mengatakan, rencana pemerintah dalam membentuk food estate berbasis hortikultura akan memberi dampak yang luas, termasuk penyerapan tenaga kerja yang meningkat. Selain itu, pendapatan petani pun juga akan terdongkrak. Belum lagi potensi untuk meningkatkan peluang ekspor menjadi lebih tinggi.
“Makanya saya menyambut baik rencana pemerintah ini. Kita tahu di tengah pandemi Covid-19 kebutuhan pangan tetap terus berlangsung. Justru semakin meningkat seiring dengan kenaikan jumlah penduduk di Indonesia. Bisa dibayangkan kebutuhan komoditas pangannya seperti apa,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Jumat (2/7/2021).
Baca juga: Anies Prediksi Kasus COVID-19 di Jakarta Berpotensi Tembus 100.000 Per Hari
Ketika pendapatan konsumen semakin meningkat, kata dia, pola konsumen tersebut akan beralih dari sumber pangan yang kaya karbohidrat ke high value agricultural products, yaitu produk-produk pertanian yang mengandung tinggi protein, serat, dan vitamin.
Pengamat Pangan IPB, Sahara mengatakan, rencana pemerintah dalam membentuk food estate berbasis hortikultura akan memberi dampak yang luas, termasuk penyerapan tenaga kerja yang meningkat. Selain itu, pendapatan petani pun juga akan terdongkrak. Belum lagi potensi untuk meningkatkan peluang ekspor menjadi lebih tinggi.
“Makanya saya menyambut baik rencana pemerintah ini. Kita tahu di tengah pandemi Covid-19 kebutuhan pangan tetap terus berlangsung. Justru semakin meningkat seiring dengan kenaikan jumlah penduduk di Indonesia. Bisa dibayangkan kebutuhan komoditas pangannya seperti apa,” ujarnya dalam Market Review di IDX Channel, Jumat (2/7/2021).
Baca juga: Anies Prediksi Kasus COVID-19 di Jakarta Berpotensi Tembus 100.000 Per Hari
Ketika pendapatan konsumen semakin meningkat, kata dia, pola konsumen tersebut akan beralih dari sumber pangan yang kaya karbohidrat ke high value agricultural products, yaitu produk-produk pertanian yang mengandung tinggi protein, serat, dan vitamin.
Lihat Juga :