Tani Centre IPB Kritisi Impor Beras Ketan 'Sarinah'

Senin, 05 Juli 2021 - 15:20 WIB
loading...
Tani Centre IPB Kritisi...
Tani Centre IPB mengkritisi kebijakan pemerintah dalam mengimpor beras ketan.
A A A
JAKARTA - Tani Centre IPB mengkritisi kebijakan pemerintah dalam mengimpor beras ketan khusus 'Sarinah'. Beras yang didatangkan dari Vietnam dan Thailand oleh PT Sarinah (Persero) itu dinilai telah mengusik sosok Sarinah yang selama ini diketahui sebagai simbol nasionalisme.

“Kebijakan ini mengingkari janji Presiden Jokowi untuk tidak impor beras , tapi sebaliknya sekarang malah masuk beras khusus,” kata Ketua Tani Centre IPB Hermanu Triwidodo, dalam diskusi daring, Senin (5/7/2021).

(Baca juga:Jika Produksi Bagus, Sampai Akhir Tahun Pemerintah Tak Impor Beras)

Hermanu meminta kepada pemerintah untuk dapat mengkaji lagi kebijakan impor dengan menggunakan nama dari sosok Sarinah. Ia menjelaskan sosok Sarinah merupakan tokoh penting yang telah mempengaruhi cara berpikir dari Proklamator Soekarno sebagai seorang marhaen.

“Penggunaan nama Sarinah untuk produk impor rasanya menjadi sangat bertentangan dengan tokoh yang selama ini diketahui sebagai simbol nasionalisme dan marhaenisme Soekarno,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Angkat Daya Beli Konsumen...
Angkat Daya Beli Konsumen Jelang Lebaran 2026, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
Bagian dari Negosiasi...
Bagian dari Negosiasi Tarif Trump, Indonesia Bakal Impor Beras AS 1.000 Ton
Berbahayanya 1.000 Ton...
Berbahayanya 1.000 Ton Beras Ilegal, Mentan Amran: Penghianatan Terhadap Petani
Diangkut Pakai 6 Kapal,...
Diangkut Pakai 6 Kapal, Mentan Amran Sita 1.000 Ton Beras Ilegal
Indonesia Larang Impor...
Indonesia Larang Impor Beras, Gula, dan Jagung Mulai 2026
BPS: Indonesia Tak Lagi...
BPS: Indonesia Tak Lagi Impor Beras Medium di 2025
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Tidak Semua Daging Wagyu...
Tidak Semua Daging Wagyu di Indonesia Asli Jepang, Pakar Beberkan Ciri dan Cara Ceknya
Rekomendasi
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
SPMB Banten 2026 Jalur...
SPMB Banten 2026 Jalur Domisili Sekolah Dibuka Besok, Simak Syaratnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Berita Terkini
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved