Dorong Daya Saing, KLHK Perjuangkan Insentif Bagi Industri Daur Ulang

Rabu, 07 Juli 2021 - 13:57 WIB
loading...
Dorong Daya Saing, KLHK...
Webinar Prospek Bisnis Daur Ulang yang Berkelanjutan, Rabu (7/6/2021). Foto/Advenia Elisabeth
A A A
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah mengajukan pemberian insentif fiskal bagi industri daur ulang kepada Kementerian Keuangan. Pemberian insentif penting untuk mendukung industri daur ulang agar memiliki daya saing yang kompetitif.

Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar mengatakan, pengelolaan sampah di Indonesia yang paling ideal adalah menggunakan konsep sirkular. Dalam ekonomi sirkular, sampah, emisi, dan energi yang terbuang diminimalisir dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan teknologi.

Baca Juga: Pabrik Daur Ulang Botol Plastik Raksasa RI Resmi Beroperasi

Novrizal menerangkan, sebelumnya menteri keuangan telah membentuk wacana penurunan pajak pertambahan nilai (PPN) industri daur ulang. Wacana tersebut, tegas dia, didukung penuh oleh KLHK.

"Sampai saat ini sudah ada wacana dan saya harap sudah keluar regulasinya dari menteri keuangan dalam mendorong PPN industri daur ulang untuk diturunkan dari 10% menjadi 2%," ujarnya dalam acara webinar "Prospek Bisnis Daur Ulang yang Berkelanjutan", Rabu (7/6/2021).

Novrizal menegaskan, hal ini harus diperjuangkan supaya industri daur ulang dapat tumbuh dengan baik dan kompetitif. Sebab pengembangan daur ulang merupakan industri hijau yang perlu diberikan subsidi insentif oleh pemerintah sehingga ada keberpihakan terhadap industri tersebut.

Selain itu, Novrizal menyampaikan bahwa pemerintah juga tengah berupaya dalam memperbesar ekosistem daur ulang dengan melakukan pengetatan impor bahan baku sampah (scrap). Adapun hal tersebut untuk menjaga keseimbangan pasokan di dalam negeri dan menjamin pertumbuhan yang berkesinambungan.

"Kami telah bersinergi dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan untuk mengembangkan peta jalan, di mana pada 2030 industri daur ulang di dalam negeri berpotensi mendapatkan seluruh bahan baku yang dibutuhkan baik sampah dari plastik dan kertas yang terpilah di dalam negeri sendiri," ucapnya.

Baca Juga: Jangan Salah! India Selamat dari Krisis COVID-19 Bukan karena Ivermectin

Senada dengan hal itu, Novrizal menyebutkan, peningkatan sampah dalam negeri diproyeksikan meningkat hingga tiga kali lipat dari saat ini pada 2030 mendatang. Dimana kebutuhan bahan baku sampah industri di Tanah Air mencapai 7 juta ton sementara yang mampu dipenuhi dari dalam negeri hanya sekitar 52%.

"Maka dari itu perlu adanya pengembangan yang baik dengan IT sistem dan kerja sama antar-stakeholder seperti asosiasi pemulung," tutupnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Tantangan Purbaya soal...
Tantangan Purbaya soal Reformasi Pasar Modal: Kalau Hasilnya Bagus, Datang Minta Insentif
Purbaya Bakal Kucurkan...
Purbaya Bakal Kucurkan Insentif Motor Listrik, Rp5 Juta Setiap Kendaraan
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
DJP Rombak Ulang Ketentuan...
DJP Rombak Ulang Ketentuan Tarif Pajak 0,5% bagi UMKM
Pacu Volume Transaksi,...
Pacu Volume Transaksi, OSL Siapkan Program Insentif Harian
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
Rekomendasi
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved