Keuangan BUMN Berdarah-darah, Nusron Wahid: Karena Dipaksa Melakukan investment
Kamis, 08 Juli 2021 - 19:55 WIB
loading...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi VI DPR mengusulkan agar seluruh rekening dana investasi (RDI) dan service level agreement (SLA) dikonversi menjadi penyertaan modal negara (PMN) . Usulan tersebut seiring dengan beban BUMN masa lalu.
Anggota DPR Komisi VI, Nusron Wahid, menilai, konversi tersebut akan membuat pembukuan keuangan perusahaan pelat merah menjadi lebih sehat dan kredibel.
Baca juga:Intip Koleksi Mobil Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani
“Untuk menciptakan legacy bersama antara pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan DPR, serta mengurangi beban BUMN pada masa lampau, kami mengusulkan agar semua RDI dan SLA di semua BUMN dikonversi saja menjadi PMN. Sehingga semua bukunya BUMN ke depan menjadi sehat dan kredibel," ujar Nusron dalam rapat kerja bersama Kementerian BUMN, Kamis (8/7/2021).
Pada dasarnya, Nusron mendukung pengajuan PMN perseroan negara yang diusulkan Menteri BUMN Erick Thohir. Sebab, suntikan dana segar tersebut merupakan proses dari misi pembangunan negara.
Bahkan, dirinya mengkritisi project base atau proyek penugasan pemerintah kepada BUMN yang didanai melalui PMN penugasan. Dia menilai, program tersebut cenderung membuat entitas merugi sehingga project base tidak seharusnya diberikan kepada BUMN.
Program itu, kata dia, lebih tepat jika dilakukan dalam bentuk pendekatan proyek pemerintah yang nantinya digarap oleh kementerian terkait.
Anggota DPR Komisi VI, Nusron Wahid, menilai, konversi tersebut akan membuat pembukuan keuangan perusahaan pelat merah menjadi lebih sehat dan kredibel.
Baca juga:Intip Koleksi Mobil Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani
“Untuk menciptakan legacy bersama antara pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan DPR, serta mengurangi beban BUMN pada masa lampau, kami mengusulkan agar semua RDI dan SLA di semua BUMN dikonversi saja menjadi PMN. Sehingga semua bukunya BUMN ke depan menjadi sehat dan kredibel," ujar Nusron dalam rapat kerja bersama Kementerian BUMN, Kamis (8/7/2021).
Pada dasarnya, Nusron mendukung pengajuan PMN perseroan negara yang diusulkan Menteri BUMN Erick Thohir. Sebab, suntikan dana segar tersebut merupakan proses dari misi pembangunan negara.
Bahkan, dirinya mengkritisi project base atau proyek penugasan pemerintah kepada BUMN yang didanai melalui PMN penugasan. Dia menilai, program tersebut cenderung membuat entitas merugi sehingga project base tidak seharusnya diberikan kepada BUMN.
Program itu, kata dia, lebih tepat jika dilakukan dalam bentuk pendekatan proyek pemerintah yang nantinya digarap oleh kementerian terkait.
Lihat Juga :