Keuangan BUMN Berdarah-darah, Nusron Wahid: Karena Dipaksa Melakukan investment
Kamis, 08 Juli 2021 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
"Saya paham betul kalau teman-teman BUMN dikasih kesempatan untuk memilih, mereka lebih senang dengan pendekatan bisnis murni, tidak mau melaksanakan pendekatan yang namanya PMN penugasan. Pertama ini adalah proyek rugi dan ini seharusnya lebih masuk dan dilakukan dalam bentuk pendekatan government project seperti dilakukan oleh (Kementerian) PU," katanya.
Nusron pun menilai, program penugasan BUMN menjadi sebab lain perseroan mengalami tekanan keuangan karena pendanaan yang tak berjalan baik. "Karena ini dipaksa untuk melakukan investment, maka mau tidak mau mereka kukunya berdara-darah, kemudian menjadi merah," ungkap dia.
Baca juga:Prancis Minta Warganya Tak Kunjungi Spanyol dan Portugal
Senada, Ketua Komisi VI, Aria Bima, menyebut, penugasan yang diberikan kepada BUMN tidak boleh membuat perusahaan merugi. "Anggaran yang diberikan kepada BUMN dalam bentuk PMN yang awalnya berasal dari kementerian dan lembaga adalah anggaran untuk penugasan-penugasan yang diberikan oleh pemerintah," katanya.
Nusron pun menilai, program penugasan BUMN menjadi sebab lain perseroan mengalami tekanan keuangan karena pendanaan yang tak berjalan baik. "Karena ini dipaksa untuk melakukan investment, maka mau tidak mau mereka kukunya berdara-darah, kemudian menjadi merah," ungkap dia.
Baca juga:Prancis Minta Warganya Tak Kunjungi Spanyol dan Portugal
Senada, Ketua Komisi VI, Aria Bima, menyebut, penugasan yang diberikan kepada BUMN tidak boleh membuat perusahaan merugi. "Anggaran yang diberikan kepada BUMN dalam bentuk PMN yang awalnya berasal dari kementerian dan lembaga adalah anggaran untuk penugasan-penugasan yang diberikan oleh pemerintah," katanya.
(uka)
Lihat Juga :